Kebakaran di Aspol Polsek Semarang Utara, 15 Rumah Terdampak

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Sabtu, 05 Sep 2026 17:40 WIB
Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan pada bangunan Asrama Polisi di Semarang Utara, Kota Semarang, yang terbakar Sabtu (5/9/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Semarang -

Asrama Polisi (Aspol) Polsek Semarang Utara, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, terbakar. Polisi menyebut ada 15 rumah yang terbakar.

Pantauan detikJateng, Sabtu (5/9/2026) pukul 17.00 WIB, Aspol Semarang Utara berada di daerah Kota Lama. Letaknya berada di tengah Mapolsek Semarang Utara dan Satpas 1421 Sat Lantas Polrestabes Semarang.

Satu unit truk pemadam kebakaran yang sempat berada di lokasi sudah tidak terlihat. Proses pemadaman api dan pendinginan sudah selesai dilakukan.

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan laporan kebakaran masuk pukul 14.43 WIB. Pihaknya masih melakukan penanganan peristiwa ini.

"Laporan awal kejadian pukul 14.43 WIB. Kejadian kebakaran rumah huni. Lokasi Aspol Polsek Semarang Utara. Masih proses penanganan," kata Tantri melalui pesan WhatsApp kepada detikJateng.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Heri Wahyudi, saat dimintai konfirmasi terpisah mengatakan ada 70 KK di Aspol tersebut. 15 rumah dilaporkan terbakar.

"Dari peristiwa kebakaran tersebut terdapat kurang lebih ada 15 rumah yang dalam satu RT. kemudian dari RT tersebut terdapat 12 KK yang terdampak," kata Heri kepada para wartawan di lokasi kejadian.

Heri menyebut kerugian akibat kebakaran ini masih didata. Namun, ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Kita belum bisa memastikan berapa banyak kerugiannya karena masih didata oleh Kabag Ops. Untuk korban sementara belum ada. Karena dari 12 KK ini yang kena ini semuanya itu adalah, eh, korban kebakaran. Jadi, bukan, eh, adanya korban meninggal dunia ataupun luka-luka itu tidak ada, syukurnya begitu," ucap Heri.

Heri menduga ada kelalaian yang menyebabkan kebakaran ini. Namun ia belum tahu pasti kelalaian seperti apa yang terjadi.

"Hasil penyelidikan mungkin karena kelalaian. Tapi kita belum tahu akibatnya karena apa gitu, kita masih dalam penyelidikan," pungkas Heri.



Simak Video "Menikmati Kuliner Lezat Setelah Berbelanja Oleh-Oleh di Semarang"

(apu/apu)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork