Rumah di Candisari Semarang Terbakar gegara Balita Main Bakar-bakaran

Rumah di Candisari Semarang Terbakar gegara Balita Main Bakar-bakaran

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Rabu, 26 Agu 2026 14:43 WIB
Proses pemadaman rumah terbakar di Jalan Cinde Selatan, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Rabu (26/8/2026).
Proses pemadaman rumah terbakar di Jalan Cinde Selatan, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Rabu (26/8/2026). Foto: dok. Damkar Semarang
Semarang -

Satu unit rumah hangus terbakar di Jalan Cinde Selatan, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Api diduga berasal dari tiga bocah yang bermain api.

Insiden itu berlangsung pada Rabu (26/8/2026) pukul 10.40 WIB. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Tantri Pradono, menerangkan pihaknya mengerahkan lima armada ke lokasi.

"Awalnya saksi melihat kebakaran rumah lalu menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang. Kemudian petugas segera meluncurkan tim dan armada ke lokasi untuk melakukan operasi pemadaman kebakaran," kata Tantri kepada detikJateng lewat pesan singkat hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses pemadaman api berlangsung hingga pukul 11.11 WIB. Saat itu pemilik rumah sedang ke luar bekerja dan di dalamnya tinggal tiga orang anak.

ADVERTISEMENT

"Informasi di lokasi rumah yang terbakar orang tua pada kerja, hanya anak-anak yang di rumah tiga orang dan selamat semua," sebutnya.

Adapun api cepat merambat karena bangunan rumah didominasi oleh kayu. Tantri menyebut kendala petugas adalah akses jalan yang sempit.

"Kebakaran berlangsung cepat karena rumah sebagian banyak kayu mudah terbakar. Kendala akses jalan masuk ke lokasi sempit," ungkap Tantri.

Dugaan sementara api berasal dari tiga bocah yang bermain bakar-bakaran di dalam rumah. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut, dan api tidak menyambar rumah lainnya.

"Untuk penyebab kebakaran rumah huni tadi info dari tetangga, anak kecil balita tiga usia di bawah lima tahun semua ditinggal kerja dan mainan bakar-bakaran di dalam rumah. Lalu api menyambar karena rumah mayoritas kayu," bebernya.



(ams/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads