Round-Up

Derita Warga Tambakrejo Semarang Diteror Rob Saban Hari

Tim detikJateng - detikJateng
Senin, 29 Jun 2026 06:15 WIB
Suasana banjir rob yang menggenang di Jalan Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Minggu (28/6/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Solo -

Warga Kampung Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, harus melewati hari-harinya dengan rasa waswas. Sebab, jalanan permukiman mereka terus digenangi rob.

Banjir rob ini menyebabkan jalan ditumbuhi lumut. Jika tidak hati-hati, mereka yang melintasinya bisa jatuh.

Salah satu warga, Jumarlia (44), menceritakan kondisi rob saat ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dulu, banjir rob datang pada waktu tertentu. Kini sejak awal tahun ini, air menggenang setiap hari.

"Dulu ada masanya rob. Kalau sekarang setiap hari, dari bangun tidur sampai mau tidur lagi rob terus. Jadi jalan nggak ada asatnya (keringnya)," kata dia saat ditemui di lokasi, Minggu (28/6/2026).

Sehari Pernah Ada 10 Warga Jatuh

Warga lainnya, Nurlaelatul Fadyiroh (40), menyebut rob seolah datang tidak kenal waktu. Jalanan kampung nyaris tidak pernah kering karena pasti akan terendam lagi.

"Kondisinya sangat memprihatinkan karena rob datangnya bergilir. Bisa pagi, sore, atau malam. Jalannya nggak pernah kering, selalu tergenang dan banyak lumut," ungkapnya.

Akibat jalan yang licin tersebut, Nurlaelatul bercerita pernah korban berjatuhan hanya dalam sehari.

"Realitanya kami merasa tidak nyaman. Mau kegiatan apa pun selalu dihadapkan dengan air rob. Kemarin dalam satu hari ada sekitar 10 orang yang terjatuh karena jalan licin," ujarnya.

Ia menjabarkan, tinggi genangan rob saat ini rata-rata mencapai sebetis orang dewasa sehingga menyulitkan aktivitas, termasuk anak-anak yang hendak berangkat sekolah.

"Orang mau ke masjid kena rob, anak-anak mau sekolah kena rob, warga mau dagang juga kena rob. Susah pokoknya banyak yang jatuh," ucapnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Aminah (49). Menurutnya, rob kini terjadi setiap hari dan tidak menentu. Hal ini terjadi sudah sejak awal tahun ini.

"Rob itu tiap hari nggak berhenti-berhenti. Nggak tentu (waktunya), robnya datang sak senenge dewe (seenaknya sendiri). Surut sebentar, nanti datang lagi," kata Aminah.

Suasana banjir rob yang menggenang di Jalan Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Minggu (28/6/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Gotong-Royong 'Ngosek' Jalan

Genangan rob ini pun membuat warga pun bergotong-royong menggosok atau 'mengosek' jalan agar tak lumutan. Warga melakukannya secara rutin.

Warga RT 1 RW 16 Tambakrejo, Jarwati (52), salah satunya. Ia menggosok jalan menggunakan sikat kamar mandi.

"Setiap hari kosek terus, kapan bersihnya ya? Capek menjatuhkan orang terus rob ini," keluhnya.

Jarwati mengatakan jika tidak sering digosok, lumutnya akan makin banyak. Baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan seperti sepeda motor bisa jatuh saat melintasinya.




(apu/ams)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork