Bakul Pentol Asal Semarang Akhirnya Berangkat Haji Usai Nabung 22 Tahun

Bakul Pentol Asal Semarang Akhirnya Berangkat Haji Usai Nabung 22 Tahun

Jarmaji - detikJateng
Selasa, 28 Apr 2026 17:24 WIB
Muqorobbin Ngadiman, calon haji asal Kabupaten Semarang, ditemui di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Selasa (28/4/2026).
Muqorobbin Ngadiman, calon haji asal Kabupaten Semarang, ditemui di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Selasa (28/4/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Seorang bakul pentol asal Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Muqorobbin Ngadiman, akhirnya bisa berangkat haji setelah gigih menabung sejak tahun 2004. Begini kisahnya.

"Ya seneng. Rasane seneng banget niki," kata Muqorobbin Ngadiman saat ditemui di Asrama Haji Donohudan (AHD) Ngemplak, Boyolali, Selasa (28/4/2026).

Muqorobbin mengatakan, dirinya bercita-cita menunaikan ibadah haji sudah sejak masih bujang. Demi mewujudkan keinginannya itu, ia akhirnya memutuskan berjualan pentol keliling.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kula ki kawit dereng duwe dibojo, pun kepengin teng Mekkah, 2004. Akhire kula niku bakul pentol (Saya itu sejak belum punya istri, sudah punya keinginan ke Mekkah, tahun 2004. Akhirnya saya jualan pentol," jelas dia.

ADVERTISEMENT

Hasil jualan pentol keliling itu, dia pun rajin dan rutin menabung. Dari Rp 5.000, Rp 10.000, keuntungan jualan dia sisihkan setiap hari.

Langkah yang konsisten ia lakukan dengan menyisihkan berapa pun nilainya dari hasil jualan pentol itu dan sisa untuk mencukupi kebutuhan hidup, akhirnya membuahkan hasil. Setelah sekian lama menabung akhirnya terkumpul Rp 25 juta, yang lantas dia gunakan untuk mendaftar.

Setelah mendaftar, lanjut dia, sembari menunggu panggilan berangkat haji, dia tetap rajin menabung dari usaha berdagang pentol keliling tersebut. Selain untuk pelunasan, juga uang saku berangkat naik haji.

"Walaupun cuma Rp 10 ribu, Rp 5.000, dikumpulkan, ya alhamdulillah sampai sini (Embarkasi Solo), dapat panggilan (menunaikan ibadah haji)," imbuhnya.

Rasa senang dan bahagia dia rasakan. Keinginannya sejak muda untuk pergi ke Tanah Suci menunaikan rukun Islam kelima itu akhirnya terwujud. Rukun Islam pun bisa dilaksanakan semua.

"Harapane kulo nggih muga-muga ngibadah kulo yo ditampa Gusti Allah (Harapan saya semoga ibadah saya diterima Allah)," harap Muqorobbin.

Dia bilang pelayanan di Asrama Haji Embarkasi Solo bagus. Ruangan untuk para jemaah juga layak.

"Untuk keseluruhan saya rasa ya bagus. Cuma memang orangnya banyak, jadi ya butuh kesabaran untuk antre," pungkas Muqorobbin.

Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amalia, mengatakan jemaah calon haji atas nama Muqorobbin tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 21. Kloter 21 ini telah diberangkatkan pukul 09.00 WIB.

Pesawat lepas landas dari bandara Adi Soemarmo menuju Tanah Suci pukul 13.00 WIB.



(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads