Ada yang menarik dari pelepasan keberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Klaten 2026. Sebanyak 1.114 calon jemaah haji mendapatkan lima jenis lauk bekal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.
Bekal tersebut secara simbolis diserahkan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo di gedung Grha Bung Karno Klaten, Selasa (28/4/2026) pagi. Adapun kelima bekal tersebut antara lain sambel pecel, abon sapi, kering kentang, serundeng kelapa, dan kering teri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelima lauk tersebut dikemas rapi dalam boks plastik warna putih. Setiap calon haji (calhaj) mendapatkan satu paket berisi lima jenis lauk tersebut.
Salah seorang calhaj, Sri Marsidik menjelaskan ada lima jenis lauk yang diterima. Mulai sambel pecel, abon sapi, kering kentang, serundeng kelapa, dan kering teri.
"Ada sambel pecel, abon sapi, kering kentang, serundeng kelapa, dan kering teri. Ya senang banget untuk ngobatin kangen masakan di rumah," kata Sri Marsidik kepada detikJateng di lokasi, Selasa (28/4/2026).
Menurut Sri, bekal tersebut cukup untuk selama ibadah haji. Selain itu, dia juga mengaku membawa bekal dari rumah.
"Bekal dari rumah tetap ada tapi ini sudah sangat membantu," imbuhnya.
Calhaj lainnya, Retno mengaku sangat senang mendapat bekal lauk pauk tersebut. Menurutnya, dia tak ada waktu untuk membuat lauk-pauk itu sendiri karena sudah disibukkan dengan persiapan keberangkatan haji.
"Kita mau buat sendiri sudah tidak ada waktu. Waktu habis untuk persiapan berangkat," kata Retno kepada detikJateng.
"Ya sangat menolong. Kalau kangen masakan di Klaten tinggal buka bekal ini," imbuhnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Klaten, Nurcholis Arief mengatakan setiap jemaah dibekali lima jenis lauk. Bekal lauk itu berupa lauk cita rasa khas Indonesia.
"Cita rasa khas Nusantara. Nanti akan diberikan kuesioner, jika masih diperlukan maka tahun depan masih diberi bekal lauk," kata Nurcholis.
