Mahasiswa Unsoed Disiksa Teman Kuliah, Diduga Buntut Kasus Kekerasan Seksual

Anang Firmansyah - detikJateng
Rabu, 22 Apr 2026 17:14 WIB
Ilustrasi mahasiswa Unsoed disiksa temannya. Foto: Dok.Detikcom
Banyumas -

Dugaan penganiayaan menimpa seorang mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Banyumas, inisial D. Ia mengaku dianiaya sejumlah temannya di lingkungan kampus pada pertengahan April 2026.

D menceritakan, kejadian bermula saat dirinya berada di gedung sekretariat kampus pada Selasa (14/4) malam. Tiba-tiba, salah satu terlapor datang dalam kondisi marah sambil membawa senjata tajam.

"Jadi awalnya saya sedang di gedung sekre kampus, terus tiba-tiba teman saya datang sambil marah-marah, nodong senjata tajam. HP saya langsung diambil dan saya disuruh ikut ke suatu tempat," kata D saat ditemui wartawan, Rabu (22/4/2026).

Ia kemudian dibawa ke lokasi lain yang masih berada di lingkungan kampus. Di tempat tersebut, korban mengaku mengalami kekerasan fisik oleh beberapa orang.

"Di situ mulai terjadi pemukulan, disundut rokok, disiram air, disembur oleh beberapa orang," ujarnya.

Tak berhenti di situ, korban kemudian dibawa ke salah satu kos pelaku dan diminta menginap. Keesokan harinya, Rabu (15/4), korban sempat pulang ke rumah dengan dikawal salah satu pelaku untuk mengambil uang dan pakaian, namun kembali lagi ke lokasi tersebut. Saat kembali, korban mengaku kembali mengalami kekerasan.

"Waktu balik, mereka tersulut emosi lagi, dan itu terjadi lagi. Dipukuli, disundut rokok lagi. Bahkan ada yang pakai api lilin, ditaruh di bawah jempol kaki kiri saya," ungkapnya.

D menyebut dirinya berada di kos tersebut selama tiga hari. Selama itu, ia mengaku tidak berani pulang karena takut dan mengalami tekanan.

"Saya disuruh tinggal di situ, total tiga hari. Sempat ada ancaman pembunuhan, dia ngomong 'kalau saya bunuh kamu gimana?'," tuturnya.

D akhirnya memutuskan pulang pada Kamis (16/4) setelah terus dihubungi orang tuanya. Ia mengaku mengalami luka yang cukup banyak akibat kejadian tersebut.

Terkait motif, korban menyebut peristiwa itu diduga berkaitan dengan persoalan pribadi dengan mantan kekasihnya.

"Itu ada persoalan sama mantan saya. Mereka teman saya dan juga teman mantan saya, tapi saya tidak tahu alasan pastinya," jelasnya.

Ngaku Diintimidasi Saat Lapor ke Kampus

Korban mengaku sempat melapor ke pihak kampus, namun merasa terintimidasi sehingga memilih menempuh jalur hukum.

"Saya dan keluarga merasa diintimidasi duluan. Ada omongan seperti kalau sampai DO nanti tidak bisa kuliah lagi. Jadi kami memilih melapor ke polisi," katanya.




(apu/alg)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB