Walkot Solo Belum Akan Terapkan WFH ASN Tiap Jumat, Ini Alasannya

Walkot Solo Belum Akan Terapkan WFH ASN Tiap Jumat, Ini Alasannya

Tara Wahyu NV - detikJateng
Kamis, 02 Apr 2026 19:22 WIB
Wali Kota Solo, Respati Ardi ditemui di Balai Kota Solo, Kamis (2/4/2026).
Wali Kota Solo, Respati Ardi ditemui di Balai Kota Solo, Kamis (2/4/2026). (Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng)
Solo -

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo belum akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di hari Jumat. Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengungkap alasannya.

"Terkait WFH tetap masih dalam pengkajian. Tapi, kami ada program Jumat Bersepeda untuk seluruh jajaran ASN," ujar Respati saat ditemui di Balai Kota Solo, Kamis (2/4/2026).

Respati mengatakan pihaknya masih akan menjalankan kerja dari kantor atau work from office (WFO). Meski tetap menjalankan kerja dari kantor, pihaknya masih terus mengkaji aturan dari pemerintah pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, WFO, masih normal sementara. Tapi imbauan dari Pemerintah Pusat sedang kami kaji. Namun, kami akan adakan Jumat Bersepeda dalam berkegiatan pelayanan, bekerja ke kantor," bebernya.

Lebih lanjut, mengenai alasan belum menerapkan WFH ia mengaku masih ada beberapa pertimbangan. Salah satunya, lebih memprioritaskan penghematan energi.

ADVERTISEMENT

"Karena ini kan ajakan dari pemerintah untuk penghematan energi bahan bakar. Maka dari itu, dan untuk mendukung kesehatan serta efisiensi penghematan bahan bakar, mari kita beraktivitas Jumat Bersepeda," tegasnya.

"Silakan rekan-rekan swasta jika ingin mengikuti, silakan. Saya rasa kita akan ciptakan Kota Solo yang sangat ramah bersepeda," sambungnya.

Selain itu, keputusan untuk belum menerapkan WFH secara penuh juga mempertimbangkan keberlangsungan ekonomi lokal.

"Pertimbangannya banyak sekali. Rekan-rekan UMKM itu bertumpu pada pergerakan perkantoran. Maka dari itu, kami tetap merelevansikan supaya ekonomi tidak terganggu," tambah Respati.

Bagi ASN yang berada di luar Solo, Respati mendorong untuk menggunakan transportasi umum. Dengan adanya program tersebut, diharapkan bisa mengurangi penggunaan kendaraan dinas.

"Ya, saya berharap teman-teman yang di luar Kota Solo bisa menggunakan transportasi publik. Yang utama sebenarnya mengurangi penggunaan kendaraan dinas kita," terangnya.

Ia menyebut, program tersebut bisa dimulai pada pekan depan "Secepatnya (diterapkan), mulai Jumat minggu depan. Kan besok tanggal merah Paskah," pungkasnya.

Dilansir detikNews, pemerintah pusat bakal menerapkan kebijakan WFH selama satu hari dalam sepekan bagi ASN. Kebijakan tersebut berlaku setiap hari Jumat di instansi pusat maupun daerah.

"Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan satu hari kerja dalam seminggu, yaitu hari Jumat," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/3).

Airlangga menyebut kebijakan itu telah dihitung berdasarkan pengalaman pasca penanganan COVID-19. Kebijakan ini bertujuan mendorong sistem kerja berbasis digital sekaligus meningkatkan efisiensi.

"Mengapa dipilih Jumat? Karena memang sebagian kementerian telah melakukan itu, kerja 4 hari dalam satu minggu dengan aplikasi, ini pasca daripada COVID kemarin," kata Airlangga.

Ia juga menyinggung beban kerja pada hari Jumat yang tidak sepadat hari lainnya, namun menegaskan pelayanan publik tetap berjalan.

"Kami pilih hari Jumat karena memang setengah, artinya tidak sepenuh dari Senin sampai Kamis. Tetapi pelayanan publik itu tetap berjalan," ujar Airlangga.

Sejumlah kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah menyusul dampak perang di Timur Tengah mulai berlaku 1 April. Pemerintah juga membatasi penggunaan mobil dinas bagi ASN hingga 50 persen serta mendorong pemanfaatan transportasi publik.

"Efisiensi mobilitas termasuk pembatasan kendaraan dinas 50 persen, kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik. Mendorong penggunaan transportasi publik. Jadi mengurangi kendaraan dinas dan menggunakan semaksimal mungkin transportasi publik," ujar Airlangga.



(aku/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads