Hujan Deras, Talud Rumah di Ngaliyan Semarang Ambrol

Hujan Deras, Talud Rumah di Ngaliyan Semarang Ambrol

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Minggu, 15 Mar 2026 00:10 WIB
Banjir Semarang.
Talud rumah umah milik Agus Susilo yang ambrol akibat hujan deras di Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Sabtu (14/3/2026) malam. Foto: dok. BPBD Kota Semarang
Semarang -

Sebuah talud rumah di Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, longsor lantaran diguyur hujan deras. Kerugian pun ditaksir mencapai Rp 15 juta.

Longsornya talud rumah tersebut juga viral diunggah oleh akun Instagram @kejadiansmg, Sabtu (14/3/2025). Ditulis akun tersebut, rumah tersebut berlokasi di tempat pencucian motor.

"Detik detik bangunan ambruk lur, lokasi di tempat
pencucian motor di Silandak Purwoyoso," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJateng, malam ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tampak dalam video hujan mengguyur wilayah tersebut. Tak lama setelahnya, sebuah bangunan rumah ambruk.

ADVERTISEMENT

"Longsor, longsor. Yaallah Gusti. Mas, motore, Mas, mobile," kata seseorang dalam video tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto, menyebut insiden tersebut terjadi pada pukul 18.30 WIB. Rumah tersebut merupakan milik Agus Susilo (53).

"Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan talud rumah di samping bantaran Sungai Silandak longsor sepanjang 15x4 meter," kata Endro dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, malam ini.

BPBD Kota Semarang pun langsung mendatangi lokasi kejadian. Disebutkan Endro, kerugiannya mencapai Rp 15 juta.

"Kerugian Rp 15 juta," sebutnya.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Narman, menerangkan pemilik rumah tidak ada di lokasi saat insiden terjadi. Dia mengatakan pemilik rumah sedang mengurusi sungai.

"Itu menggerus fondasi rumah kena banjir. Waktu kejadian itu malah ngurusi sungai di jembatan," jelas Narman saat dihubungi detikJateng.

Lebih lanjut, Narman mengatakan, pemilik rumah kaget saat talud rumahnya roboh. Ia mengungkap genset untuk cuci mobil milik korban terjatuh ke sungai.

"Tahu-tahu rubuh. Nggak ada korban jiwa. Itu peralatan cuci mobil jatuh ke sungai," terangnya.




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads