Jalan Semarang-Purwodadi yang Putus Diterjang Banjir Rampung Diperbaiki

Jalan Semarang-Purwodadi yang Putus Diterjang Banjir Rampung Diperbaiki

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Jumat, 13 Mar 2026 16:30 WIB
Suasana di Jalan Semarang - Purwodadi, perbatasan Kabupaten Demak dan Grobogan usai tanggul jebol dan jalan putus selesai diperbaiki dan difungsikan kembali, Jumat (13/3/2026) sore.
Suasana di Jalan Semarang - Purwodadi, perbatasan Kabupaten Demak dan Grobogan usai tanggul jebol dan jalan putus selesai diperbaiki dan difungsikan kembali, Jumat (13/3/2026) sore. Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Grobogan -

Perbaikan tanggul jebol Sungai Tuntang di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak dan jalan raya Semarang-Purwodadi, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan telah tuntas. Ruas jalan yang putus sejak 16 Februari lalu itu kini bisa kembali dilalui.

Pantauan detikJateng di lokasi pada Jumat (13/3/2026) sore, tanggul yang sempat jebol sudah kembali tertutup dengan ketinggian badan yang sama rata dengan badan tanggul di samping kanan kirinya.

Masih tampak satu unit backhoe berada di badan tanggul baru. Kendaraan berat itu tampak melakukan perapihan pada badan tanggul tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara di bagian jalan yang sempat terputus juga terlihat sama rata dan sama lebar dengan jalan yang lama. Bahan jalan yang baru juga sama-sama menggunakan cor.

Jalur Semarang-Purwodadi yang sempat terputus ini juga sudah terlihat ramai. Kendaraan bertonase besar hingga sepeda motor sudah bisa lewat dengan lancar.

ADVERTISEMENT

Jalan tersebut kembali difungsikan setelah Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi secara simbolis membuka blokade jalan tersebut pagi tadi. Menurut dia, jalur ini merupakan penghubung tiga kabupaten kota dan menjadi salah satu akses utama kendaraan saat Lebaran.

"Ini menghubungkan Semarang, Demak, Purwodadi. Jadi sangat penting sekali, makanya kemarin saya minta harus cepat selesai. Targetnya, H-7 Lebaran selesai dan ternyata bisa selesai," kata Luthfi usai membuka jalan, Jumat (13/3/2026) pagi.

Luthfi juga memberikan pesan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak dan Grobogan, pihak terkait lain, serta masyarakat untuk merawat tanggul tersebut.

"Rawat tanggulnya, tanami pohon, di sekitar tanggul, terus masyarakat juga jangan buang sampah sembarangan," tutur Luthfi.

Seorang pengendara sepeda motor, Bayu Aji mengaku senang dengan dibukanya jalur ini. Ia kini tak perlu bermacet-macetan lagi saat berangkat dan pulang kerja.

"Seneng sih, soalnya kan hampir sebulan lewat (jalur) alternatif kalau kerja, nah itu kan jalannya sempit jadi sok (sering) macet, harus berangkat lebih pagi biar nggak telat sampai pabrik," kata Bayu saat ditemui detikJateng sepulang kerja di depan pabrik tempatnya bekerja yang tak jauh dari lokasi jalan putus, Jumat (13/3) sore.

Senada, warga Kebonagung Demak, Gustian Yusuf yang merantau di Kota Semarang juga merasa lega saat mengetahui jalur ini sudah dibuka. Ia jadi tak perlu memutar lewat jalur Pantura saat mudik nanti.

"Iya tadi sudah dengar infonya (kalau jalur yang putus sudah selesai diperbaiki dan dibuka). Ya lega, soalnya H-3 Lebaran kan mau mudik. Misal jalurnya belum jadi kan biar nggak macet banget ya harus lewat Pantura, tapi kan muter. Untung sudah selesai sekarang," ujar Gustian saat dihubungi detikJateng lewat sambungan telepon.

Rukmini yang membuka warung makan di sekitar lokasi, tepatnya di sisi utara jalur yang putus juga gembira dengan dibukanya kembali jalur ini.

"Ya seneng mas, pertama jadi ndak perlu muter lewat jalur alternatif kalo buka warung, soalnya kan saya rumahnya di (Kecamatan) Gubug (yang berada di selatan jalan putus)," ucap Rukmini.

"Kemudian nanti sebentar lagi musim mudik, jadi banyak kendaraan lewat, biasanya ada yang mampir ke warung saya, istirahat, makan," imbuhnya.

Untuk diketahui, tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak jebol selebar kurang lebih 50 meter pada Senin (16/2/2026) lalu. Banjir bandang yang terjadi akibat tanggul jebol itu membuat jalan cor di jalur utama penghubung Semarang - Purwodadi selebar 18 meter terputus.




(afn/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads