Polisi Ternyata Sempat Datangi Rumah di Grobogan yang Dibelah 2

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Sabtu, 14 Feb 2026 19:44 WIB
Rumah dibelah di Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (13/2/2026). Foto: dok. Instagram/@infogrobogan.id
Grobogan -

Seorang suami di RT 4 RW 5 Dusun Sambong, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, membelah rumahnya karena berseteru soal pembagian harta gono-gini dengan istrinya. Polisi sempat datang ke lokasi saat pembelahan rumah terjadi pada Jumat (13/2).

Kepala Dusun Sambong, Bambang Irawan mengatakan aparat kepolisian datang untuk membina sang suami. Mereka meminta pria itu menghentikan aksinya.

"Sempat dibina sama dari pihak polsek juga ikut membina itu. Tolong yang masih selamat diselamatkan, jangan dirusak lagi," kata Bambang kepada detikJateng melalui sambungan telepon, Sabtu (14/2/2026).

Awal mula bisa terjadi aksi pembelahan rumah ini yaitu saat sang istri dengan ibunya mengadu kepada Bambang bahwa ada permasalahan rumah tangga.

"Istrinya sama ibunya datang ke saya, katanya punya masalah," ujar Bambang.

Pada hari yang berbeda, Bambang mengajak keduanya bertemu di kantor desa di pagi hari. Malam harinya, Bambang mempertemukan kedua belah pihak di rumahnya.

"Jumat minggu lalu, pagi itu saya ajak ketemu di (kantor) desa sama Pak Carik. Malamnya itu saya temukan di rumah saya, (yang hadir) kedua belah pihak, orang tua pun juga hadir, Pak Carik juga," ujar Bambang.

Malam itu, menurut Bambang, terungkap jika sang istri merasa suaminya kasar. Sang suami sempat ingin membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

"Waktu itu baru membahas tentang keluarga. Lakinya itu kan katanya kasar, tapi yang lakinya itu mau ada surat pernyataan yang intinya itu tidak akan mau ngulangin lagi," tutur Bambang.

Bambang menyampaikan keinginan si suami itu tidak diterima sang istri. Pertemuan malam itu juga dinilai berlangsung alot.

"Ya laki-laki mau, tapi ditolak sama istri. Pihak istri, ndak mau yang istrinya. Alot sekali itu untuk pembahasan waktu itu," beber Bambang.

Karena tak membuahkan hasil dan malam semakin larut, Bambang meminta kedua belah pihak untuk pulang. Ia berharap mereka dapat memikirkan masalah ini dengan cermat.

"Terus saya suruh pulang dulu. 'Mbah' saya bilang sama ibunya. 'Mbah, ini sudah malam, kalau mau pulang monggo lah silakan pulang. Masalah ini tolong dipikir dengan cermat di dibahas sama keluarga. Tidak harus besok pagi. Ya, intine enake pripun'," kata Bambang menirukan ucapannya waktu itu.

Lalu tiga hari setelahnya, sang istri mengatakan pada Bambang jika ingin berpisah dengan suaminya. Bambang dimintai tolong menyampaikan perihal itu pada si suami.



Simak Video "Video Api Abadi Mrapen Padam, Kenapa?"


(apu/apu)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork