Seorang pria berinisial MM alias Cimut (23) lapor polisi usai mengaku dikeroyok dan diarak warga Desa Srigading, Kecamatan Ngawen, Blora. Peristiwa itu terjadi saat Cimut kena gerebek saat apel tengah malam di rumah istri orang berinisial RR.
Insiden penggerebekan itu terjadi pada Senin, 2 Februari 2026 dini hari. Kala itu, Cimut mengaku sempat dikeroyok dan diarak dalam kondisi telanjang. RR diketahui merupakan anak perangkat desa setempat yang sudah bersuami dan memiliki satu anak.
"Sebelum dikeroyok divideoin dulu, setelah itu digerebek, setelah itu langsung ditonjokin di dalam rumah," jelas MM, Selasa (3/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cimut mengaku dikeroyok puluhan orang. Selain itu dia mengaku dianiaya hingga ditelanjangi sebelum diarak menuju ke balai desa.
"Setelah itu ditonjokin lagi sama orang yang baru datang. Setelah itu diarak ke balai desa, sambil tangan saya itu diikat sama (tali) tampar. Pas (masih) di rumah langsung ditelanjangin," jelasnya.
Perebut bini orang alias pebinor ini mengaku juga diancam warga. "Diancam dibakar dan dibunuh di situ," jelasnya.
Cimut pun mengadukan peristiwa yang dialaminya ke Polres Blora pada Rabu (4/2). Kasat Reskrim Polres Blora Zaenul Arifin mengaku laporan itu terkait dugaan penganiayaan.
"Laporan sudah masuk Polres minggu kemarin. Mungkin dia laporan merasa dikeroyok itu," jelasnya.
Di sisi lain, polisi kini menangani dua laporan terkait kasus Cimut, yakni dugaan penganiayaan yang menimpanya dan juga perzinaan. Kasus perzinaan ini dilaporkan mertua RR yang tertanggal 10 Februari 2026.
"Iya, tapi laporannya pengeroyokan dulu baru perzinaan. Tapi kita sudah bertindak dulu, sudah menyelidiki dulu. Enggak harus menerima laporan, kita sudah bertindak," kata Zaenul, Rabu (11/2).
Zaenul juga mengaku sudah mendalami rekaman video yang menampilkan seorang pria ditelanjangi kemudian diarak ke balai desa. Pria itu tangannya diikat di tiang bendera dalam kondisi telanjang.
"Petugas itu sudah melaksanakan penyelidikan, dasarnya video, kita sudah cek TKP, salah satunya tindakan kita, walaupun tidak ada laporan. Untuk mencari peristiwa apa yang terjadi, kita sudah cek TKP, juga sudah menggali video itu. Pihak kepolisian sudah bertindak," jelasnya.
Pihaknya pun sudah meminta keterangan dari kedua pihak, yakni Cimut dan RR. Namun, polisi masih mengumpulkan beberapa barang bukti.
"Yang sudah diinterogasi ya terduga kedua belah pihak itu. Terduga pelaku yang berzina itu. Sudah diinterogasi keduanya, dari pihak cowok dan cewek," ungkapnya,
"Ya kita nanti sesuai prosedur yang ada kita tindak lanjuti kita klarifikasi semua, kita mintai keterangan semuanya, kita mencari pembuktiannya ya, itu kita tindaklanjuti" jelasnya.
(ams/ams)
