Pihak kepolisian mendalami peristiwa penggerebekan pasangan diduga selingkuh berujung pengeroyokan yang terjadi di Desa Srigading, Kecamatan Ngawen, Blora. Saat ini ada dua laporan terkait hal itu, yakni pengeroyokan dan perzinaan.
Diketahui, MM alias Cimut digerebek warga saat kepergok selingkuh dengan istri orang inisial RR pada Senin (2/2) dini hari. Saat itu, Cimut sempat dikeroyok dan diarak dalam kondisi telanjang.
Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, saat ditemui di Mapolres Blora mengaku telah menginterogasi Cimut dan pasangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang sudah diinterogasi ya terduga kedua belah pihak itu. Terduga pelaku yang berzina itu. Sudah diinterogasi keduanya, dari pihak cowok dan cewek," ungkapnya, Rabu (11/2/2026).
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pendalaman kasus yang menjadi perhatian publik, setelah beredarnya rekaman video seorang pria ditelanjangi kemudian diarak ke balai desa. Pria itu tangannya diikat di tiang bendera dalam kondisi telanjang. Aparat juga melakukan cek ke lokasi kejadian.
"Petugas itu sudah melaksanakan penyelidikan, dasarnya video, kita sudah cek TKP, salah satunya tindakan kita, walaupun tidak ada laporan. Untuk mencari peristiwa apa yang terjadi, kita sudah cek TKP, juga sudah menggali video itu. Pihak kepolisian sudah bertindak," jelasnya.
Mantan Kapolsek Jiken ini mengaku menerima dua laporan yang saling berkaitan. Yaitu pengaduan pengeroyokam dan aduan tentang dugaan perzinaan.
"Iya, tapi laporannya pengeroyokan dulu baru perzinaan. Tapi kita sudah bertindak dulu, sudah menyelidiki dulu. Enggak harus menerima laporan, kita sudah bertindak," bebernya.
Lebih lanjut, Zaenul mengatakan, kedua pihak telah dimintai keterangan. Selain itu juga, pihaknya juga mengumpulkan beberapa barang bukti.
"Ya kita nanti sesuai prosedur yang ada kita tindak lanjuti kita klarifikasi semua, kita mintai keterangan semuanya, kita mencari pembuktiannya ya, itu kita tindaklanjuti" jelasnya.
Sebelumnya, seorang warga Padaan, Kecamatan Japah, MM (23) dihajar oleh sekitar 30 orang warga karena diduga berselingkuh dengan wanita RR yang sudah bersuami. Dihajar warga di rumah RR, pada Senin (2/2) dini hari. Selain itu dia juga ditelanjangi dan diarak menuju balai desa dengan tangan terikat.
RR diketahui merupakan anak dari perangkat desa setempat. RR sudah bersuami dan meniliki 1 anak.
Kasus tersebut berujung pada saling lapor. MM lapor polisi karena tidak terima dihajar sampai babak belur. Sementara SMJ orang tua dari IM (suami RR), melaporkan menantunya karena diduga melakukan tindakan asusila bersama dengan MM.
(afn/apu)











































