Seekor ular piton membuat geger warga Dusun Jetis, Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo, Klaten. Ular itu terlihat bergelantungan di ventilasi dapur rumah.
"Anak pemilik rumah ke dapur tapi begitu melihat ke atas (ventilasi) ada ular langsung berteriak meminta tolong," ungkap personel Exalos Indonesia regional Klaten Eko Santoso kepada detikJateng, Selasa (20/1/2026) malam.
Diceritakan Eko, kejadian temuan ular itu saat magrib tadi sekitar 18.00 WIB. Setelah anak pemilik rumah berteriak, ayahnya (Trimo) masuk ke dapur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mendengar teriakan, bapaknya masuk ke dapur. Saat disenter ternyata ular piton besar di ventilasi sehingga tidak berani menangkap," terang Eko.
Kejadian itu, lanjut Eko, dilaporkan kepada dirinya yang langsung berangkat ke lokasi. Posisi ular masih di ventilasi mencoba masuk rumah.
"Di ventilasi masuk rumah dan bisa kita amankan. Panjang ular piton tersebut sekitar 2,5 meter, rumahnya memang di tepi sungai," papar Eko.
Menurut Eko, ular diperkirakan masuk melalui ventilasi yang di belakang rumah ada sungai dan rumpun bambu. Temuan piton di rumah tersebut bukan kali pertama ini.
"Ini temuan yang kelima kalinya ular piton di lokasi. Sekitar rumah memang banyak pohon, kemungkinan sarang di rumpun bambu," tutur Eko.
Lebih lanjut Eko menambahkan temuan ular piton di desa tersebut biasanya saat terjadi saat banjir. Panjangnya bervariasi antara 2-3 meter.
"Jadi saat banjir besar mesti ada temuan. Ini rencananya kita sisir jika perlu," imbuh Eko yang juga anggota RCTD.
Joko Las, warga lainnya mengatakan temuan piton bukan kali pertama. Kemungkinan ular mengincar ternak karena sekitar 10 ekor itik sudah hilang.
"Kalau 10 ekor sudah ada yang hilang jenis itik. Mungkin dimangsa ular," jelas Joko.
(dil/apu)











































