Ular Kobra Ngumpet di Rak Piring Warga Klaten Usai Telan 2 Telur Ayam

Ular Kobra Ngumpet di Rak Piring Warga Klaten Usai Telan 2 Telur Ayam

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Selasa, 20 Jan 2026 08:28 WIB
Ular kobra Jawa dievakuasi dari Desa Baran, Cawas, Klaten.
Ular kobra Jawa dievakuasi dari Desa Baran, Cawas, Klaten. (Foto: Dok. Mardiyono Exalos)
Klaten -

Seekor ular kobra Jawa atau naja sputatrix ukuran besar dievakuasi tim Exalos Indonesia regional Klaten. Ular berbisa tinggi itu diamankan dari kandang ayam warga Desa Baran, Kecamatan Cawas, Klaten setelah memangsa telur.

"Setelah saya tangkap, e ternyata ular kobra tersebut sudah memakan dua butir telur. Telur sempat dikeluarkan," ungkap personel Exalos Indonesia regional Klaten, Mardiyono kepada detikJateng, Selasa (20/1/2026) pagi.

Diceritakan Mardiyono, evakuasi ular tersebut dilakukan setelah ada laporan dari warga bernama Suparman. Laporan masuk sekitar pukul 23.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pukul 23.00 WIB tadi malam (Senin/19/1) ada laporan masuk untuk evakuasi ular masuk rumah. Kronologisnya yang punya rumah mau ke dapur," jelas Mardiyono yang akrab dipanggil Mbah Jangkung itu.

Saat di dapur, sambung Mardiyono, pemilik rumah mendengar suara desis disusul ayam di kandang samping dapur berisik. Setelah dicari ternyata terlihat seekor ular berwarna hitam.

ADVERTISEMENT

"Ternyata terlihat seekor ular hitam malah masuk di bawah rak piring. Mendapat laporan saya langsung ke lokasi bersama Mas Rais," jelas Mardiyono.

Ular tersebut, kata Mardiyono, bisa dievakuasi dari dapur tanpa kendala. Ternyata jenis ular kobra Jawa dengan ukuran besar.

" Ular kobra Jawa atau naja sputatrix ukuran jumbo, panjang sudah 1,25 meter. Dan ternyata sudah makan dua butir telur ayam," lanjut Mardiyono.

Setelah dievakuasi, ucap Mardiyono, pemilik rumah disarankan untuk menutup semua celah, terutama di belakang rumah. Sebab di belakang rumah adalah makam.

"Saya imbau agar celah di belakang rumah ditutup karena ada celah 5 centimeter, curiga saya dari situ masuk. Kebetulan di belakang rumah itu makam," imbuh Mardiyono.

" Juga saya sarankan untuk membersihkan tumpukan batu di sekitar lokasi. Minimal diberi lampu untuk mencegah ular," tambah Mardiyono yang juga relawan Reaksi Cepat Tanggap Darurat (RCTD).



(alg/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads