Seorang pendaki bernama Yasid Ahmad Firdaus (26), warga Karanganyar dilaporkan hilang saat mendaki di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Saat ini tim SAR sedang melakukan pencarian.
Kalak BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan, sebanyak 6 search rescue unit (SRU) diberangkatkan pagi ini untuk memulai pencarian. Pemberangkatan tim dimulai pukul 09.00 WIB.
"Kita berangkatkan 6 SRU untuk pencarian. SRU 1 berjumlah 18 orang, SRU 2 sebanyak 19 orang yang berangkat pukul 09.00 WIB. Lalu SRU 3 sejumlah 5 orang yang mulai berangkat pukul 09.15 WIB. SRU 4 sebanyak 11, SRU 4 sebanyak 13 berangkat pukul 09.52 WIB. Dan SRU 6 terdiri dari 10 orang berangkat pukul 10.00 WIB," kata Hendro saat dihubungi detikJateng, Senin (19/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian ini dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Perhutani, Pengurus Mongkrang, relawan gabungan, dan warga sekitar.
Dia menjelaskan, Yasid mendaki Bukit Mongkrang bersama tiga orang temannya, yakni Cahya, Salman dan Riyan. Mereka mendaki pada Minggu (18/1) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.
Rombongan tersebut kemudian tiba di puncak pada pukul 08.00 WIB. Setelah itu rombongan kemudian turun lagi.
"Mereka terpisah di atas Pos 3, dengan formasi pertama Salman, kedua Cahya, ketiga survivor, dan keempat Riyan. Salman dan Cahya menunggu kedua rekannya di basecamp, dan yang datang hanya Riyan di posisi barisan paling belakang. Karena itu mereka melaporkan ke petugas basecamp jika survivor belum kembali," jelasnya.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas basecamp melakukan pencarian kemarin sore hingga ke puncak namun hasilnya nihil. Pencarian kembali dilakukan sore hingga malam hari dengan membagi 3 SRU, namun korban belum ditemukan. Hingga pagi ini, pencarian besar-besaran dilakukan untuk mencari korban.
Dihubungi terpisah, Camat Tawangmangu Eko Joko Widodo mengatakan, jalur pendakian Bukit Mongkrang ditutup sementara untuk memaksimalkan proses pencarian.
"Pendakian Bukit Mongkrang kami tutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Saat ini jajaran TNI, Polri, BPBD, Perhutani, Gabungan Relawan dan Basarnas masih melakukan proses pencarian terhadap salah satu survivor yang sebelumnya dilaporkan belum kembali," kata Joko.
(ahr/afn)











































