Pencarian pendaki Gunung Slamet yang hilang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18) warga Kota Magelang, saat ini memasuki hari terakhir setelah diperpanjang dua hari. Meski demikian, SAR gabungan dari Kedu disebut bakal melanjutkan pencarian sampai besok Kamis.
"(Operasi pencarian) Sore ini ditutup. Tapi teman-teman (SAR) dari Kedu masih melaksanakan sampai besok," kata Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Kota Magelang, Siska Sriyoga saat dihubungi detikJateng, Rabu (7/1/2026).
Yoga mengatakan, pencarian hari ini melibatkan 4 Search and Rescue Unit (SRU).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padi tadi ada tambahan personel dari Magelang yang datang semalam, 15 orang," ujar dia.
Donasi Terkumpul Rp 55 Juta
Ditemui terpisah, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo, mengatakan operasi pencarian resmi ditutup pada Senin (5/1) sekitar pukul 16.00 WIB.
"(Senin) Pagi, Pak Sekda mengumpulkan teman-teman kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk menggalang dana empati terkait dengan musibah yang ditimpa puteranya Mas Dhani (Dhani Rusman) dan Mbak Tari (Utari Januarita)," kata Catur saat ditemui wartawan di Hotel Atria, Rabu (7/1/2026).
"Siang langsung terkumpul kurang lebih sekitar Rp 55 juta lebih sedikit. Kemudian pada sore diperintahkan untuk segera merapat ke sana teman-teman SAR di Basecamp Dipajaya Pemalang," sambungnya.
Sebagian dana yang terkumpul itu digunakan untuk mendukung operasi pencarian.
"Sudah kami aturkan (untuk membantu operasi pencarian) kurang lebih Rp 30 juta. Kemudian untuk warga (menggelar mujahadah pada Selasa malam). Terus, untuk dua rumah (yang ditempati) keluarga Mas Dhani dan juga SAR (dari Magelang). Juga termasuk persiapan ambulans dari Pemalang (drivernya)," ujar Catur.
Catur menambahkan, pihaknya memperoleh laporan bahwa sekitar pukul 07.00 WIB tadi ada sekitar 83 personel SAR gabungan yang melakukan pencarian di Gunung Slamet sampai sore nanti.
(dil/apl)











































