Viral Kernet Truk BBM Merokok Saat Berkendara Berujung Dipecat

Viral Kernet Truk BBM Merokok Saat Berkendara Berujung Dipecat

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Selasa, 06 Jan 2026 12:11 WIB
Viral Kernet Truk BBM Merokok Saat Berkendara Berujung Dipecat
Truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) viral usai kernetnya disebut merokok sambil berkendara, Selasa (6/1/2026). Foto: Dok. IG @dinaskegelapan_kotasemarang.
Semarang -

Seorang kernet truk tangki bahan bakar minyak (BBM) diduga merokok di dalam kabin saat kendaraan melaju viral di media sosial. Pihak perusahaan pemilik tangki pun mengambil tindakan tegas dengan memecat kernet tersebut.

Video truk tangki pengangkut BBM itu viral usai diunggah akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang. Tampak truk tangki melintas di jalan raya, tangan kernet yang memegang rokok tampak keluar dari jendela.

"Yang diangkut merupakan bahan mudah terbakar dan sangat berbahaya. Namun ironisnya, kenek yang berada di samping justru menyalakan rokok tanpa rasa khawatir," tulis akun @dinaskegelapan_kotasemarang, seperti dilihat detikJateng, Selasa (6/1/2026).

"Apakah mereka tidak memikirkan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya? Padahal rambu peringatan sudah terpasang jelas di truk, namun tetap saja dilanggar secara terang-terangan," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Saat dimintai konfirmasi, Kepala Operasional PT Jagad Trans Energi, Dani Setiyawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kemungkinan insiden itu terjadi pagi tadi, saat tangki hendak menuju bengkel.

"Itu muatannya kosong, waktu tadi pagi menuju ke bengkel sepertinya. Karena posisinya jam 08.00 WIB saya cek unitnya sudah sampai di bengkel," kata Dani saat dihubungi detikJateng.

Ia pun membenarkan ada kernet yang merokok saat berkendara. Akibat hal itu, perusahaan pun mengambil tindakan tegas terhadap kernet dan sopir yang mengendarai.

"Kernetnya ini kita out. Drivernya kita skorsing dua bulan, karena kan ini yang bermasalah kernetnya. Kebetulan drivernya memang tidak merokok, tetapi di situ yang bertanggung jawab di unit itu adalah driver," ujarnya.

"Jadi kita skorsing drivernya karena tidak menegur atau membiarkan. Walaupun dalam keadaan muatan kosong, tetap tidak boleh," lanjutnya.

Ia mengatakan sosialisasi kepada kernet dan sopir terkait pelarangan merokok saat berkendara juga telah masif dilakukan perusahaan.

"Di setiap unit kita ada peraturan, tata cara mulai dari tata cara penanggulangan SOP sebelum berkendara, dan lain sebagainya," tuturnya.

"Jadi kernetnya out mulai hari ini. Ini tinggal nunggu tanda tangan atasan. Kalau dari SPV manager dan kernet sudah tanda tangan. Kita tindak tegas," tutupnya.




(apl/ams)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads