Massa Demo di Mako Brimob Solo Bubar, Arus Lalin Mulai Dibuka

Massa Demo di Mako Brimob Solo Bubar, Arus Lalin Mulai Dibuka

Tara Wahyu NV - detikJateng
Jumat, 29 Agu 2025 18:23 WIB
Situasi demo di kawasan Mako Brimob, Manahan, Solo, Jumat (29/8/2025).
Situasi demo di kawasan Mako Brimob, Manahan, Solo, Jumat (29/8/2025). Foto: Tara Wahyu/detikJateng
Solo -

Aparat kepolisian membubarkan massa aksi pengemudi ojek online yang berlangsung di depan Mako Brimob Solo. Sebelum membubarkan, tembakan gas air mata terdengar beberapa kali di jalan Adi Sucipto.

Dari pantauan detikJateng, aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa yang berada di sisi timur. Massa yang kocar-kacir sebagian memilih untuk masuk ke Stadion Manahan Solo.

Namun beberapa penjaga menghalau massa yang mencoba masuk dari sela pagar. Tembakan gas air mata yang awalnya ditembakkan dari simpang empat Mako Brimob sampai ke Flyover Manahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari pantauan detikJateng pukul 17.55 WIB, arus lalu lintas sudah mulai dibuka dari perempatan Mako Brimob ke arah Timur. Sedangkan dari arah Barat masih ditutup.

ADVERTISEMENT

"Rekan-rekan silakan mengambil sepeda motor dan membubarkan diri," kata seorang petugas dari mobil komando di depan Mako Brimob, Jumat (29/8/2025).

Situasi demo di kawasan Mako Brimob, Manahan, Solo, Jumat (29/8/2025).Situasi demo di kawasan Mako Brimob, Manahan, Solo, Jumat (29/8/2025). Foto: Tara Wahyu/detikJateng

Diberitakan sebelumnya, driver ojek online (ojol) Solo Raya bakal menggelar aksi di depan Markas Brimob Batalyon C Pelopor Solo. Aksi tersebut menindaklanjuti tewasnya driver ojol Affan Kurniawan yang terlindas rantis Brimob di Jakarta.

Humas Aksi Gabungan Driver Ojol Solo Raya, Djoko Saryanto, mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai solidaritas atas tewasnya Affan Kurniawan dalam aksi di gedung DPR RI, kemarin malam.

"Kita berangkat dari solidaritas kawan-kawan karena terbunuhnya kawan-kawan kami yang ada di Jakarta, yang nyambung dengan apa namanya demo yang ada di Jakarta dan kawan kami menjadi korban," katanya dihubungi detikJateng, Jumat (29/8).




(apu/afn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads