Sejumlah massa masih terus melakukan aksi di kawasan Manahan Solo. Polisi yang menembakkan gas air mata membuat peserta demonstrasi kocar-kacir.
Pantauan detikJateng pukul 17.00 WIB, tembakan gas air mata menyebabkan massa bergerak ke arah timur atau flyover Manahan.
Berdasarkan pengamatan, masih ada sejumlah masih yang bertahan di sekitar Plaza Manahan. Mereka ada yang membakar water barrier, sehingga asap mengepul ke atas di depan Stadion Manahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, sebagian massa berusaha masuk ke dalam stadion. Mereka bergerak dari gerbang yang berlokasi di sisi barat dekat perempatan Manahan.
Namun beberapa steward menghalau massa yang berusaha masuk kompleks stadion. Mereka menjaga gerbang dengan ketat. Diketahui, di Stadion Manahan tengah berlangsung laga perebutan tempat ketiga Piala AFF Wanita U-16 antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia menghadapi Vietnam.
Diberitakan sebelumnya, Driver ojek online (ojol) Solo Raya bakal menggelar aksi di depan Markas Brimob Batalyon C Pelopor Solo. Aksi tersebut menindaklanjuti tewasnya driver ojol Affan Kurniawan yang terlindas rantis Brimob di Jakarta.
Humas Aksi Gabungan Driver Ojol Solo Raya, Djoko Saryanto, mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai solidaritas atas tewasnya Affan Kurniawan dalam aksi di gedung DPR RI, kemarin malam.
"Kita berangkat dari solidaritas kawan-kawan karena terbunuhnya kawan-kawan kami yang ada di Jakarta, yang nyambung dengan apa namanya demo yang ada di Jakarta dan kawan kami menjadi korban," katanya dihubungi detikJateng, Jumat (29/8/2025).
(apu/ahr)