Kericuhan mewarnai aksi demonstrasi yang terjadi di Kota Magelang. Pos penjagaan di Polres Magelang Kota sempat dirusak massa.
Berdasarkan pengamatan detikJateng, massa mulai berkumpul di Taman Badaan, Kecamatan Magelang Utara, sekitar pukul 15.55 WIB. Rombongan kemudian bergerak ke Polres Magelang Kota.
Sekitar pukul 16.30 WIB, massa menyampaikan tuntutan, dan menggelar doa bersama Kapolres Magelang Kota, AKBP Anita Indah Setyaningrum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, sekitar pukul 16.57 WIB, terjadi keributan di sebelah barat atau kawasan Masjid Kauman, di mana datang rombongan massa berusia remaja berpakaian warna hitam. Mereka menuju halaman Polres Magelang Kota dan merobohkan papan nama pos polisi.
Polisi lantas berusaha membubarkan massa menggunakan gas air mata. Kericuhan berlanjut hingga pos penjagaan Polres Magelang Kota mengalami kerusakan.
Massa juga melemparkan kembang api dan umbul-umbul yang dipakai untuk karnaval. Adapun saat ini sekitar pukul 17.47 WIB, situasi tengah mereda karena azan Magrib berkumandang.
![]() |
Diketahui, aksi massa ini merupakan respons usai seorang pengendara ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, dalam demo yang berlangsung di Jakarta Kamis (28/8) malam.
(apu/aku)