Jalan Lingkar Barat Delanggu, Kecamatan Delanggu, Klaten, ditutup sementara mulai hari ini. Penutupan dilakukan karena ada proyek perbaikan drainase oleh Kementerian PUPR.
Penutupan jalan tersebut dilakukan persis di ujung jalan lingkar atau simpang empat Jalan Jogja-Solo, sebelah selatan terminal Delanggu. Eksavator mulai mengeruk saluran dan memasang boks culvert di lokasi.
Rambu dan traffic cone dipasang di lokasi karena jalan menyempit. Akibat penutupan itu kendaraan, termasuk angkutan berat yang biasanya lewat jalan lingkar dialihkan ke kota Kecamatan Delanggu ke arah Solo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepadatan lalu lintas di jalan Jogja-Solo tengah kota Kecamatan Delanggu meningkat. Kendaraan besar dan panjang masuk kota yang setiap hari padat.
"Ini dalam rangka perbaikan gorong-gorong yang rusak. Ini saluran diganti boks culvert untuk kelancaran air dan lalu lintas jalan lingkar," ungkap Koordinator Pengawas Jalan PPK 3.4 Provinsi Jawa Tengah, Danang Sujatmiko di lokasi kepada detikJateng, Kamis (28/8/2025).
Dijelaskan Danang, panjang saluran yang direhab sekitar 29 meter. Untuk sementara kendaraan berat dari arah DI Yogyakarta lurus ke kota kecamatan.
"Untuk sementara kendaraan, terutama angkutan berat lurus dulu untuk sementara. Untuk pengaspalan paling besok," jelas Danang.
Setelah saluran di terminal Delanggu selesai, kata Danang, dilanjutkan di ruas jalan Jogja-Solo Desa Jambu Kulon, Kecamatan Ceper juga akan direhab. Bedanya di lokasi nanti pembongkaran jalan memotong.
"Nanti di Jambu Kulon motong jalan tapi akan dikerjakan selain hari Sabtu dan Minggu karena padat kendaraan. Lokasi juga sering banjir luapan," papar Danang.
"Untuk masyarakat pengguna jalan kami mohon maaf sementara mengganggu kenyamanan dan diimbau untuk berhati-hati," imbuhnya.
Warga sekitar, Wardi, mengatakan memang sudah seharusnya diperbaiki. Sebab sudah sering jebol salurannya.
"Sudah beberapa kali jebol, ditambal jebol lagi. Juga sering banjir karena saluran yang kecil tidak muat," kata Wardi kepada detikJateng.
(rih/ams)