Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kaget sekaligus geram setelah mendengar pengakuan seorang siswi SMKN 1 Sale, Kabupaten Rembang, tentang adanya pungutan di sekolahnya dengan dalih infak. Kepala sekolah menyebut iuran itu untuk pembangunan musala.
Momen kaget dan geramnya Ganjar itu terjadi saat acara seminar di Pendopo Kabupaten Rembang, Senin (10/7). Dalam video di akun Instagram @ganjar_pranowo tampak Ganjar bertanya pada siswi itu apakah ada bayaran ke sekolahnya. Siswi itu menjawab ada pembayaran untuk infak.
Dalam dialog selanjutnya diketahui besaran infak di sekolah siswi itu berbeda-beda. Siswi itu mengaku terakhir membayar Rp 300 ribu. Ganjar pun meradang mendengar itu.
"Ini ciri-ciri kepala sekolahe bar iki (kepala sekolahnya setelah ini) masalah karo (sama) gubernure (gubernurnya). Ini 'kreativitas sekolah'. Sudah kita larang. Tidak boleh ada pungutan, ngeyel. 'Oh ini bukan pungutan pak gubernur, infak'. Saya pastikan suruh kembalikan. Kalau tidak, kepala sekolahnya yang suruh berhenti jadi kepala sekolah," ujar Ganjar.
Dalam keterangan tertulisnya, Ganjar mengaku senang dan menghargai kejujuran siswi tersebut. Ganjar juga mengaku akan menelepon kepala sekolah siswi itu.
"Jadi kelakuan sekolah yang mengatasnamakan atau mengganti dengan istilah lain, pungutan nggak, bayar nggak, dan diganti infak, menurut saya sama saja. Nanti akan saya selesaikan setelah ini. Langsung saya telepon habis ini," tegasnya.
Ganjar juga menyampaikan kasus tersebut sudah diurus oleh Dinas Pendidikan. "Nggak boleh lagi, (sudah ketemu kepsek) sudah diurus dinasnya. Sanksi nanti diurus sama Dinas Pendidikan, ya," kata Ganjar di RSU dr. Moewardi, Solo, Selasa (11/7/2023).
Ganjar mengingatkan agar kejadian tersebut tidak kembali terulang lagi di sekolah negeri di Jawa Tengah. Dia juga meminta uang itu dikembalikan kepada orang tua siswa.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Uswatun Hasanah mengatakan Kepala SMK Negeri di Rembang itu masih dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
"Ya (diperiksa), saat ini kami sedang melakukan BAP pada KS-nya (kepala sekolahnya)," kata Uswatun lewat pesan singkat, Selasa (11/7).
Penjelasan Kepala SMKN 1 Sale Rembang di halaman selanjutnya.
(dil/rih)