Minat Warga Boyolali Ibadah Umrah Meningkat, Kemenag: Hati-hati Pilih Biro

Minat Warga Boyolali Ibadah Umrah Meningkat, Kemenag: Hati-hati Pilih Biro

Jarmaji - detikJateng
Selasa, 04 Okt 2022 18:29 WIB
MECCA, SAUDI ARABIA - JULY 01: Muslims, who came to the holy lands from all over the world, perform night prayer as they continue their worship to fulfill the Hajj pilgrimage in Mecca, Saudi Arabia on July 01, 2022. Prospective pilgrims who performed the prayer at the Masjid al-Haram, circumambulated and prayed in the Kaaba. (Photo by Ashraf Amra/Anadolu Agency via Getty Images)
Saudi Arabia on July 01, 2022. (Foto: Ashraf Amra/Anadolu Agency via Getty Images)
Boyolali -

Tak hanya pendaftar ibadah haji saja yang mengalami peningkatan. Minat warga Kabupaten Boyolali yang ingin melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci juga meningkat.

"Sangat tinggi. Kemarin laporan dari Kasi Haji (Kasi Penyelanggaraan Haji dan Umrah) itu setiap bulan kita rekom (rekomendasi pengajuan paspor) sekitar 50-an orang lebih. Jadi setahun sekitar 600-an," kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Boyolali, Hanif Hanani, Selasa (4/10/2022).

Jumah tersebut belum mereka yang sudah memiliki paspor. Sehingga tidak perlu mencari paspor lagi untuk keperluan ibadah umrahnya.


Jumlah warga Kabupaten Boyolali yang mendaftar berangkat umrah saat ini lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi COVID-19 lalu. Sebelum pandemi, Kemenag Boyolali dalam sebulan hanya menerbitkan rekomendasi untuk pencarian paspor umrah di kisaran 30-an orang saja.

"Dibanding sebelum pandemi, lebih tinggi sekarang ini. Sebelum pandemi kisaran 30-an. Itu kita lihat dari rekomendasi untuk cari paspor umrah. Yang sudah punya paspor ya tidak kita rekom," jelasnya.

Namun demikian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati. Pihaknya meminta masyarakat yang akan pergi umrah untuk mendaftar ke biro perjalanan haji dan umrah yang memiliki izin.

"Imbauan kami kepada masyarakat, hati-hati saja karena tidak semua biro itu seperti yang diiklankan. Harus hati-hati. Silakan ke kantor Kemenag, ke PLHUT (Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu), tanyakan ke PLHUT karena kami memiliki aplikasi yang bisa tahu biro-biro mana yang berizin," imbau dia.

Kepala Kemenag Boyolali, Hanif Hanani.Kepala Kemenag Boyolali, Hanif Hanani. Foto: Jarmaji/detikJateng

Sementara itu Kasi Penyelanggaraan Haji dan Umroh Kemenag Boyolali, Sauman, mengatakan pendaftar umrah mengalami kenaikan sejak Juni 2022. Bahkan kenaikan mencapai dua kali lipatnya. Pada Januari-Mei rata-rata pendaftar mencapai 50-64 orang. Dengan terendah pada Januari hanya empat orang saja.

"Selama tiga bulan terakhir, pendaftar umrah mengalami kenaikan. Yakni pada Juni mencapai 167 orang, Juli ada 146 orang, dan Agustus 178 orang. Karena untuk umrah itu melalui Biro PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah), kami hanya melayani rekomendasi pembuatan paspornya," kata Sauman.

Sauman juga mengungkapkan, pendaftar ibadah haji mengalami kenaikan. Pendaftaran haji bisa dilayani di kantor PLHUT Kemenag Boyolali. Hingga Agustus, jumlah pendaftar haji reguler mencapai 708 orang.

"Ada kenaikan pendaftar sejak Juni dan Juli (2022). Juni tembus 141 orang dan Juli 132 orang. Lalu Agustus mencapai 92 orang," jelasnya.

Selain tingginya pendaftar haji, banyak juga jemaah calon haji (JCH) yang membatalkan, yakni mencapai 91 orang per Agustus. Sedangkan pelimpahan JCH juga cukup banyak, mencapai 79 orang. Rinciannya, Januari-April sebanyak 47 orang, Mei 3 orang, Juni 10 orang, Juli 6 orang dan Agustus 13 orang.



Simak Video "Potret Shah Rukh Khan saat Jalani Ibadah Umrah"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/dil)