Operasi Zebra, Polisi di Semarang Akan Potret Pelanggar Pakai Kamera Ponsel

Ria Aldila Putri - detikJateng
Senin, 03 Okt 2022 18:13 WIB
Anggota Polres Semarang.
Anggota Polres Semarang. Foto: dok. Polres Semarang
Semarang -

Operasi Zebra Candi 2022 dilaksanakan serentak pada tanggal 3-16 Oktober 2022. Anggota Polres Semarang akan melakukan patroli dan memotret pelanggar lalu lintas di jalan menggunakan kamera ponsel.

Kasatlantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan mengatakan, di Kabupaten Semarang belum ada kamera ETLE permanen yang dipasang di jalan-jalan. Makanya pihaknya akan mengoptimalkan kamera ponsel petugas.

"Kabupaten Semarang belum ada ETLE yang memakai CCTV, maka petugas patroli keliling. Kalau melihat pelanggar maka akan kami potret, lalu kami kirimkan ke sistem," kata Hiwaman saat dihubungi detikJateng, Senin (3/10/2022).


"Kalau untuk patroli kita tentunya yang menjadi atensi jalur tol, jalur dalam kota dan jalur akses Bandungan khususnya di hari Sabtu dan Minggu," imbuh Himawan.

Ia menyebut, ada 7 sasaran pelanggar dalam Operasi Zebra Candi 2022. Di antaranya, pengemudi di bawah umur dan pengendara yang memakai ponsel atau gawai saat berkendara.

"Lalu pengemudi sepeda motor yang berboncengan lebih dari 1 orang. Pengemudi motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman. Pengemudi yang sedang dalam pengaruh alkohol atau obat terlarang, pengemudi yang melawan arus. Pengemudi kendaraan melebihi batas kecepatan," rincinya.

Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika mengatakan pihaknya tetap mengedepankan tindakan edukasi, persuasif, dan humanis dalam operasi Zebra 2022.

"Dalam operasi Candi Zebra kali ini mengedepankan edukasi, tindakan persuasif dan sosialisasi kepada pengguna jalan, sekolah sekolah hingga pihak perusahaan pabrik. Serta
memaksimalkan penindakan Tilang Elektronik (E-TLE)," kata Yovan.

Yovan berharap operasi ini dapat menekan tingkat kecelakaan dan fatalitas kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Semarang.

"Saya berharap kepada masyarakat Semarang agar meningkatkan tertib berlalu lintas guna menekan fatalitas angka kecelakaan di jalan raya," tandasnya.



Simak Video "Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/ahr)