Pipa PDAM Bocor di Jalan Jogja-Solo Ditambal, Ternyata Peninggalan Belanda

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Senin, 03 Okt 2022 17:51 WIB
Pipa PDAM Solo di jalan Jogja-Solo, Klaten diperbaiki, Senin (3/10/2022).
Pipa PDAM Solo di Jalan Jogja-Solo, Klaten, diperbaiki, Senin (3/10/2022). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Kebocoran pipa PDAM Solo di Jalan Jogja-Solo ruas Kecamatan Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, akhirnya diperbaiki. Tim teknis PDAM Solo langsung ke lokasi setelah mendapat laporan.

"Kita habis apel langsung ke lokasi. Perbaikan selesai sekitar pukul 10.00 WIB," kata Humas PDAM Solo, Bayu Tunggul, saat dimintai konfirmasi detikJateng, Senin (3/10/2022).

Bayu menjelaskan perbaikan pipa itu tidak bisa dilakukan secara cepat dan mendadak. Sebab, pipa yang rusak itu sudah tua.


"Pipa ada dua, pipa baru dan lama, dan yang rusak ini pipa lama peninggalan zaman Belanda tahun 1928," terang Bayu.

Penyebab kerusakan pipa di jalur tersebut, imbuh Bayu, disebabkan beberapa faktor selain karena usianya sudah uzur.

"Selain itu juga beban jalan yang semakin berat. Mungkin nanti jika jalan tol sudah jadi bisa sedikit berkurang," sambung Bayu.

Koordinator Pengawas Jalan PPK 3.4 Jateng, Danang Purwoko, menjelaskan perbaikan pipa PDAM Solo langsung dilakukan setelah dikoordinasikan.

"Pipa terbuat dari besi diameter 3 inci dengan kedalaman 0,5 meter. Pemasangan sejak zaman Belanda, pipa sudah aus dan belum ada pipa pengganti," terang Danang kepada detikJateng.

Diberitakan sebelumnya, jaringan pipa PDAM Solo di ruas jalan Jogja-Solo, Kecamatan Delanggu, Klaten, jebol lagi. Kali ini jebolnya jaringan pipa berada tepat di depan kantor Camat Delanggu.

Pantauan detikJateng, di lokasi muncul genangan air di lubang yang aspalnya telah hanyut. Lubang berdiameter sekitar 60 sentimeter itu persis di tengah jalan arah ke Solo.

Untuk mengantisipasi kecelakaan, dua water barrier dipasang di lokasi. Akibatnya, laju kendaraan dari arah Jogja menuju Solo tersendat karena harus menghindari lubang dan rambu.

"Sudah ada beberapa motor jatuh tadi malam, karena tidak tahu ada lubang jalan," kata Purwanto, warga sekitar, kepada detikJateng, Senin (3/10) pagi.



Simak Video "Belasan Pasangan di Klaten Ikut Nikah Massal, Pengantin Tertua 80 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/rih)