Ribuan Peserta Ikuti Pawai Kebaya Bersama Ibu Negara di Solo

Ribuan Peserta Ikuti Pawai Kebaya Bersama Ibu Negara di Solo

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Minggu, 02 Okt 2022 17:21 WIB
Ibu negara, Iriana Joko Widodo (Jokowi), saat menghadiri pawai Berkebaya Bersama Ibu Negara di jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Minggu (2/10/2022)
Ibu negara, Iriana Joko Widodo (Jokowi), saat menghadiri pawai Berkebaya Bersama Ibu Negara di jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Minggu (2/10/2022). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng.
Solo -

Ribuan wanita mengikuti pawai Kebaya Bersama Ibu Negara di jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Minggu (2/10/2022) siang. Kegiatan itu dihadiri langsung Ibu Negara, Iriana Joko Widodo (Jokowi), istri Wakil Presiden Wuri Ma'aruf Amin, dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Selain itu, acara tersebut juga dihadiri Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), dan istri Gubernur di Indonesia.

Pawai Kebaya dimulai dari Rumah Dinas Walikota Solo Lodji Gandrung. Kemudian para peserta berjalan menuju Dalem Wuryaningratan. Nampak, Puan Maharani tiba terlebih dahulu. Dia pun berdiri di depan panggung musik gamelan dan berjoget.

Beberapa saat kemudian, rombongan Iriana beserta Wuri datang dan langsung naik ke panggung bersama Puan Maharani. Masyarakat yang antusias mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka.


Dalam kesempatan itu, Iriana juga menandatangani dukungan kebaya goes to internasional, sehingga diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Unesco.

"Kain dan kebaya telah lama jadi ciri khas busana wanita indonesia. Kepada wanita Indonesia yang selalu setia mengenakan kebaya dalam kesehariannya, semoga kecintaannya terhadap kebaya bisa menginspirasi wanita Indonesia yang lain. Selamat hari Batik Nasional," kata Iriana saat memberi sambutan.

Dalam kesempatan itu, Iriana memberikan hadiah kepada dua wanita yang mengenakan kain batik lengkap. Dua wanita yang beruntung adalah Sumartini dari Yogyakarta dan Florentina dari Solo.

"Saya berkebaya lengkap untuk acara berkebaya bersama ibu Negara ini. Saya setiap berkegiatan pakai kebaya," kata Sumartini.

Tak hanya dari Jawa, acara tersebut juga diikuti wanita dari Papua Barat, Rumbarar. Dia mengenakan kebaya dengan terusan batik khas Papua.

"Kami dari papua barat datang ke sini karena kebaya itu membuat wanita Indonesia sangat cantik, anggun, dan sebagai identitas bangsa," ucapnya.

Kedatangannya dalam acara tersebut juga untuk memperkenalkan Batik Papua yang memiliki ciri khas gambar burung Cendrawasih dan Kasuari, atau rumah Wamena.

"Harapannya, kebaya semakin membuming dan karya batik semakin kompetitif sehingga tidak kalah saing dengan produk batik dari luar negeri," pungkasnya.



Simak Video "Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/apl)