Kapalnya Tabrak Perahu Parkir, Nelayan Cilacap Terpental Lalu Tewas Tenggelam

Kapalnya Tabrak Perahu Parkir, Nelayan Cilacap Terpental Lalu Tewas Tenggelam

Vandi Romadhon - detikJateng
Sabtu, 01 Okt 2022 06:43 WIB
Nelayan tewas usai perahunya tabrak kapal parkir di Cilacap, Sabtu (1/10/2022).
Nelayan tewas usai kapalnya tabrak perahu parkir di Cilacap, Sabtu (1/10/2022). (Foto: dok Basarnas Cilacap)
Cilacap -

Seorang nelayan Tasmiadi (68) ditemukan tewas tenggelam pada Jumat (30/9) pukul 23.29 WIB. Korban meninggal usai kapalnya menabrak perahu compreng yang terparkir hingga membuatnya terpental lalu tenggelam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap Adah Sudarsa mengatakan kejadian bermula saat korban yang merupakan warga Jalan Penyu RT 01 RW 11 Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap ini bersama rekannya pulang dari melaut dengan menggunakan perahu fiber katir (Sri Leksana) pada Jumat (30/9) sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu korban sebagai nahkodanya.

"Sesampainya di Kaliyasa tepatnya sebelah timur PT Toxindo mesin perahu korban tersangkut sampah, kemudian korban berusaha mengambil sampah yg berada di baling-baling mesin," kata Adah.


Menurutnya, karena korban tidak melihat ke depan, sehingga perahu menabrak perahu compreng yang sedang parkir. Akibatnya korban terpental dan jatuh ke sungai. Korban sempat berusaha berenang tetapi tidak bisa sehingga korban tenggelam.

Adah menyampaikan setelah mendapatkan informasi itu, pihaknya langsung memberangkatkan satu regu ke lokasi kejadian beserta peralatan lengkap pertolongan di air.

"Uapaya yang sudah kita lakukan yaitu dengan penyelaman di sekitar lokasi kejadian, penyisiran menggunakan perahu karet dan pencarian dengan alat AquaEye serta Underwater Search Device. Pada Jumat (30/9) pukul 23.29 WIB korban dapat ditemukan," jelasnya.

Selanjutnya jasad korban dievakuasi dan di bawa ke RSUD Cilacap untuk divisum oleh pihak medis.

"Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Dengan ucapan terima kasih, seluruh unsur SAR yang terlibat dapat kembali ke kesatuannya masing-masing," pungkasnya.



Simak Video "Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)