Korban Ledakan Asrama Brimob Sukoharjo Bripka Dirgantara Kini Koma

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Sabtu, 01 Okt 2022 09:18 WIB
Plt Kapolresta Solo, Kombes Pol Alfian Nurrizal, Sabtu (1/10/2022).
Plt Kapolresta Solo, Kombes Pol Alfian Nurrizal. (Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng)
Solo -

Korban ledakan di Asrama Brimob Grogol Sukoharjo, Bripka Dirgantara Pradipta (35) masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Moewardi, Kecamatan Jebres, Kota Solo. Bripka Dirgantara kini dalam kondisi kritis.

"Perkembangan saat ini, korban yang merupakan anggota Intelkam Polresra Solo masih di ICU. Kondisinya masih kritis dalam 1-2 minggu ke depan," kata Plt Kapolresta Solo, Kombes Pol Alfian Nurrizal, saat ditemui di Stadion Manahan Solo, Sabtu (1/10/2022).

Anggota Intelkam Polresta Solo itu mengalami luka bakar, setelah menjadi korban ledakan di dekat Asrama Polisi Arumbara di Jalan Larasati, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (25/9). Akibat kondisinya tersebut, Bripka Dirgantara masih belum bisa dimintai keterangan terkait ledakan yang terjadi.


Kombes Pol Alfian meminta doa dari warga Solo, agar kondisi anggotanya bisa segera membaik, sehingga bisa kembali sehat seperti sedia kala.

"Masih belum sadar, ini masih masa kritis," ucapnya.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes M Iqbal Alqudusy mengatakan bahan petasan itu diamankan bulan April 2021 atau beberapa saat sebelum lebaran. Saat itu diamankan satu barang bukti paket bubuk hitam.

"Paket bulan 4 (April) tahun 2021 yang ditempatkan dalam lima kantong. Berisi keterangan 1 pcs bubuk hitam, kurang lebih lima kantong," kata Iqbal lewat pesan singkat, Senin (26/9/2022).

Polisi memastikan ledakan di kompleks asrama polisi dekat Asrama Brimob Grogol Indah Sukoharjo tidak terkait aksi terorisme. Sampel barang bukti telah diamankan polisi dan sisanya dilakukan disposal atau dimusnahkan.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena peristiwa ledakan tersebut tidak berkaitan dengan aksi terorisme. Barang yang meledak adalah paket yang diamankan sejak tahun 2021 dan belum diketahui kenapa bisa dibawa oleh Bripka Dirgantara.

Simak Video 'Polisi Dalami Motif Bripka Dirgantara Bawa Barbuk Bahan Petasan':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/sip)