Dituding Selingkuh, Kades di Banjarnegara Didesak Warga Mundur

Dituding Selingkuh, Kades di Banjarnegara Didesak Warga Mundur

Uje Hartono - detikJateng
Rabu, 28 Sep 2022 11:59 WIB
Warga Desa Lengkong, Banjarnegara, geruduk Balai Desa desak Kades mundur dari jabatannya, Rabu (28/9/2022).
Warga Desa Lengkong, Banjarnegara, geruduk Balai Desa desak Kades mundur dari jabatannya, Rabu (28/9/2022). Foto: Uje Hartono/detikJateng
Banjarnegara -

Warga Desa Lengkong, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, menggeruduk Balai Desa setempat. Warga menuntut Kepala Desa (Kades) Lengkong inisial Y untuk mundur dari jabatannya.

Sambil membawa sejumlah spanduk dan poster bertuliskan tuntutan agar Kades mundur, warga berorasi di depan Balai Desa Lengkong. Bahkan warga juga sempat menyegel ruang kerja Kades.

Koordinator aksi, Bambang Maruto, mengatakan warga mendesak agar Kades Lengkong untuk mundur dari jabatannya. Warga mengaku kecewa lantaran ulah Kades yang diduga telah melakukan tindak asusila.


"Pokoknya harus dipecat dari jabatannya. Karena dia (Kades Lengkong) sudah berzina," ujar Bambang di sela-sela aksi di depan Balai Desa Lengkong, Rabu (28/9/2022).

Ia menjelaskan, tuntutan warga ini buntut Kades Lengkong terjaring razia oleh Satpol PP Banjarnegara di salah satu hotel dengan teman wanitanya. Saat itu, warga bersama Kades Lengkong membuat kesepakatan bersama agar tidak mengulangi hal serupa. Namun, Bambang menyebut, Kades Lengkong kembali tertangkap basah oleh istrinya sendiri.

"Dulu kan awalnya ketahuan di hotel, kemudian membuat kesepakatan dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Tapi ternyata kembali ketahuan malah tertangkap basah oleh istrinya sendiri," paparnya.

Warga Desa Lengkong, Banjarnegara, geruduk Balai Desa desak Kades mundur dari jabatannya, Rabu (28/9/2022).Warga Desa Lengkong, Banjarnegara, geruduk Balai Desa desak Kades mundur dari jabatannya, Rabu (28/9/2022). Foto: Uje Hartono/detikJateng

Warga Lengkong lain, Soimah, juga mendesak agar Kades Lengkong segera diberhentikan. Warga juga mengancam akan melakukan aksi serupa jika tuntutannya tidak segera dipenuhi.

"Ini kan sudah melanggar etika jadi kami meminta agar Kades segera turun dari jabatannya. Kalau tidak kami akan melakukan aksi lagi yang lebih besar," tegasnya.

Di tempat yang sama, Camat Rakit, Gigih Sundoro, mengatakan pihaknya akan menyampaikan aspirasi warga ke Pemkab Banjarnegara untuk proses selanjutnya.

"Kami menampung aspirasi dari warga dan kami sampaikan ke pemerintah kabupaten terkait tindak lanjutnya," kata Gigih.

Perihal pelayanan di Pemerintah Desa Lengkong, ia memastikan tidak akan terganggu.

"Untuk pelayanan masih berjalan seperti biasa karena hanya ruang untuk kepala desa yang disegel. Kepada warga kami juga mengimbau untuk tetap tenang karena proses masih berjalan," ujarnya.

Kades Lengkong saat ini telah dibawa ke kantor Satpol PP Banjarnegara untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kades Lengkong Bantah Selingkuh

Ditemui di kantor Satpol PP Banjarnegara, Y mengaku saat ini sudah menikah siri dengan teman wanitanya yang dituding sebagai selingkuhannya.

"Saya sudah menikah siri (dengan teman wanitanya)," ujarnya saat ditemui di kantor Satpol PP Banjarnegara, Rabu (28/9).

Bahkan, Y menyebut jika istrinya sudah mengetahui jika dirinya sudah menikah siri dengan teman wanitanya tersebut. Ia juga mengaku sudah melakukan talak kepada istrinya.

Y juga menampik tuduhan warga perihal zina dengan teman wanitanya tersebut. Menurut dia, meski berada di dalam kamar teman wanitanya ia masih berpakaian lengkap.

Perihal penyegelan ruang kepala desa, ia mengaku belum mengetahuinya. Namun, ia mengaku siap mengikuti proses yang saat ini tengah berjalan perihal permintaan warga mundur dari jabatannya.



Simak Video "Warga di Asahan Protes Kecurangan Saat Hasil Pilkades Selisih 1 Suara"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/sip)