Duduk Perkara Kades di Banjarnegara Didemo gegara Tudingan Selingkuh

Round-Up

Duduk Perkara Kades di Banjarnegara Didemo gegara Tudingan Selingkuh

Tim detikJateng - detikJateng
Kamis, 29 Sep 2022 06:51 WIB
Warga Desa Lengkong, Banjarnegara, geruduk Balai Desa desak Kades mundur dari jabatannya, Rabu (28/9/2022).
Warga Desa Lengkong, Banjarnegara, geruduk Balai Desa desak Kades mundur dari jabatannya, Rabu (28/9/2022). (Foto: Uje Hartono/detikJateng)
Banjarnegara -

Balai Desa Lengkong, Kecamatan Rakit, Banjarnegara digeruduk warga kemarin. Massa menuntut Kepala Desa (Kades) Lengkong inisial Y untuk mundur dari jabatannya dengan tudingan selingkuh dan zina.

Ruang Kerja Kades Disegel

Pantauan detikJateng, kemarin, Sambil membawa sejumlah spanduk dan poster bertuliskan tuntutan agar Kades mundur, warga berorasi di depan Balai Desa Lengkong. Bahkan warga juga sempat menyegel ruang kerja Kades.

Koordinator aksi, Bambang Maruto, mengatakan warga mendesak agar Kades Lengkong untuk mundur dari jabatannya. Warga mengaku kecewa lantaran ulah Kades yang diduga telah melakukan tindak asusila.


"Pokoknya harus dipecat dari jabatannya. Karena dia (Kades Lengkong) sudah berzina," ujar Bambang di sela-sela aksi di depan Balai Desa Lengkong, Rabu (28/9).

Peserta Demo Sebut Kades Terjaring Razia Satpol PP di Hotel

Ia mengatakan tuntutan warga ini buntut Kades Lengkong terjaring razia oleh Satpol PP Banjarnegara di salah satu hotel dengan teman wanitanya. Saat itu, warga bersama Kades Lengkong membuat kesepakatan bersama agar tidak mengulangi hal serupa. Namun, Bambang menyebut, Kades Lengkong kembali tertangkap basah oleh istrinya sendiri.

Massa Desak Kades Mundur

Warga Lengkong lain, Soimah, juga mendesak agar Kades Lengkong segera diberhentikan. Warga juga mengancam akan melakukan aksi serupa jika tuntutannya tidak segera dipenuhi.

"Ini kan sudah melanggar etika jadi kami meminta agar Kades segera turun dari jabatannya. Kalau tidak kami akan melakukan aksi lagi yang lebih besar," kata dia.

Pernyataan Camat

Di tempat yang sama, Camat Rakit, Gigih Sundoro, mengatakan pihaknya akan menyampaikan aspirasi warga ke Pemkab Banjarnegara untuk proses selanjutnya.

"Kami menampung aspirasi dari warga dan kami sampaikan ke pemerintah kabupaten terkait tindak lanjutnya," kata Gigih.

Perihal pelayanan di Pemerintah Desa Lengkong, ia memastikan tidak akan terganggu.

Simak lebih lengkap di halaman berikutnya...



Simak Video "1000 Jiwa Terisolir Imbas Longsor di Desa Bantar Banjarnegara"
[Gambas:Video 20detik]