Kadus di Semarang Kena Tusuk Saat Duel dengan Maling Sekolahan

Kadus di Semarang Kena Tusuk Saat Duel dengan Maling Sekolahan

Ria Aldila Putri - detikJateng
Rabu, 28 Sep 2022 10:52 WIB
Garis polisi dilarang melintas..Grandyos Zafna//ilustrasi/detikcom
Ilustrasi pencurian (Foto: Grandyos Zafna)
Semarang -

Kepala Dusun (Kadus) Ngrawan, Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, bernama Nova ditusuk saat berduel dengan maling yang hendak mencuri di SD Genting 03. Ia ditusuk saat hendak menangkap pelaku pencurian pada Rabu (28/9) dini hari tadi.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika mengatakan kejadian itu berawal saat pelaku inisial MN (40) warga Kecamatan Suruh hendak mencuri di sekolah tersebut. Aksinya dipergoki warga.

"Pelaku beraksi sendirian, dan saat hendak mencongkel jendela di SD Genting 03 diketahui warga yang sedang keliling patroli. Sempat terjadi duel antara pelaku dengan Kadus Ngrawan saudara Nova yang kebetulan juga ikut patroli ronda malam bersama warga," ujar Yovan dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Rabu (28/9/2022).


Saat hendak diamankan, pelaku justru melawan. Ia bahkan mengeluarkan senjata tajam. Korban dan pelaku kemudian berduel. Nahas, korban kena tusuk pelaku.

"Nova mengalami luka tusuk saat berduel dengan pelaku. Luka di perut dan punggung," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Jambu AKP M Budiyanto menambahkan, pelaku merupakan spesialis maling sekolahan. Sebelum terpergok mencuri di SD Genting 3, pelaku juga membobol MI Sabilul Huda di Dusun Kalitanggi, Desa Genting, Kecamatan Jambu.

"Dari keterangan pelaku dan saksi di lokasi kejadian, pelaku sebelumnya sekitar pukul 01.00 WIB sempat membobol MI Sabilul Huda. Hasil curiannya berupa jajanan anak-anak dan mi instan yg ada di koperasi MI, serta speaker aktif milik sekolah MI," jelas Budiyanto.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan oleh Polsek Jambu. Sementara korban mendapat perawatan di RSUD Ambrawa.



Simak Video "Kepergok Curi Motor, Pria di Jaktim Babak Belur Diamuk Massa"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/aku)