Hujan Deras dan Angin Kencang di Klaten Robohkan Joglo, 3 Orang Luka

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Jumat, 23 Sep 2022 17:03 WIB
Kerusakan gegara hujan deras dan angin di Klaten, Jumat (23/9/2022).
Kerusakan gegara hujan deras dan angin di Klaten, Jumat (23/9/2022). (Foto: dok Kecamatan Prambanan)
Klaten -

Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Sebuah joglo di lapangan Desa Kebondalem Kidul roboh menyebabkan 3 orang luka.

"Joglo limasan di barat candi roboh karena angin kencang. Korban ada tiga orang," jelas Camat Prambanan, Puspo Enggar Hastuti kepada detikJateng, Jumat (23/9/2022).

Menurut Puspo, hujan sekitar pukul 14.30 WIB menerjang wilayahnya. Termasuk lokasi lapangan tempat joglo didirikan untuk acara senam.


"Korban 3 orang. Kebetulan itu sedang mempersiapkan untuk besok pagi acara tari kolosal Himpaudi, mungkin hujan dan berteduh tapi ada kejadian ini (ambruk),'' papar Puspo.

Ketiga orang itu, kata Puspo, satu wanita dan dua pria yang bekerja di lokasi. Para korban sudah dievakuasi ke UGD RS PKU Muhammadiyah Prambanan.

"Tiga orang korban tertimpa, satu perempuan dan dua laki- laki, semua sudah dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Prambanan. Saat ini sedang penanganan dokter, satu korban laki- laki luka cukup serius", terang Puspo.

Lokasi kejadian, imbuh Puspo, berada di dekat kawasan wisata Candi Sojiwan. Persisnya di barat candi Sojiwan.

"Lokasinya di barat Candi Sojiwan. Selain itu ada beberapa pohon tumbang," lanjut Puspo.

Dikatakan Puspo Enggar, satu pohon tumbang dilaporkan di dekat Candi Sewu ke arah jalan raya. Pohon tersebut sudah dievakuasi.

"Satu pohon tumbang di dekat Candi Sewu sudah dikondisikan. Ada tiga pohon tumbang di area sawah jatuh di jalan dan ini proses pengkondisian," tambah Puspo.

Sekretaris BPBD Kabupaten Klaten, Nur Tjahjono menjelaskan tim TRC sudah ke lokasi melakukan asesmen.

"Kejadian pukul 14.30 WIB, hujan disertai angin kencang. Joglo roboh merupakan bangunan semi permanen," jelas Nur Tjahjono kepada detikJateng.

Joglo yang roboh, jelas Nur Tjahjono, menimpa mobil vendor dekorasi. Ada tiga korban luka yang saat kejadian di lokasi.

"Ada tiga korban luka. Satu guru KB TK dan dua orang pendekor. Sudah dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Prambanan," terang Nur Tjahjono.

Selain joglo roboh, sambung Nur Tjahjono, ada pohon tumbang dan sudah ditangani. Masyarakat diimbau waspada musim pancaroba.

"Kami mengimbau masyarakat di semua wilayah waspada potensi hujan disertai angin karena ini masa peralihan awal dari kemarau ke penghujan. Musim hujan kemungkinan maju " kata Nur Tjahjono.



Simak Video "Belasan Pasangan di Klaten Ikut Nikah Massal, Pengantin Tertua 80 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/dil)