Difabel di Pati Baru Terima Vaksin Dosis Ketiga Hari Ini, Dinkes: Stok Baru Ada

Dian Utoro Aji - detikJateng
Kamis, 11 Agu 2022 14:48 WIB
Penyandang disabilitas di Pati mulai menerima booster vaksin COVID-19, Kamis (11/8/2022).
Penyandang disabilitas di Pati mulai menerima booster vaksin COVID-19, Kamis (11/8/2022). (Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng)
Pati -

Penyandang disabilitas di Kabupaten Pati, baru menerima suntikan vaksin COVID-19 dosis ketiga atau booster. Hal ini disebabkan karena keterbatasan vaksin jenis Sinopharm untuk penyandang disabilitas.

"Kita menyediakan untuk vaksin booster yang ketiga untuk teman-teman disabilitas, karena memang mereka dapat vaksinnya yang Sinopharm, karena Sinopharm ini sudah lama kosong di daerah dan provinsi," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Venusia ditemui di Sekretariat Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Jalan Panglima Sudirman 72 Pati, Kamis (11/8/2022).

"Ini baru ada lagi nah dosisnya sama, memang dianjurkan untuk Sinopharm," imbuhnya.


Aviani mengatakan stok vaksin Sinopharm saat ini ada seribu dosis. Oleh karena itu Dinkes pun menggalakkan kembali vaksin booster untuk penyandang disabilitas di Pati.

"Nah ini pas ada, langsung kita giatkan kembali untuk mendapatkan vaksin ketiga. Memang dikhususkan yang ke Sinopharm. Jumlahnya ada 10 dari kepengurusannya, nanti setelah disosialisasikan kepada seluruh anggota," terang Aviani.

Aviani menjelaskan sasaran booster untuk penyandang disabilitas di Pati ada 2.290 orang. Adapun baru ada 10 penyandang disabilitas yang baru menerima suntikan ketiga vaksin COVID-19.

"Masih banyak PR (pekerjaan rumah) kita untuk mengoyak vaksin booster di disabilitas," ucapnya.

Kesempatan yang sama Ketua PPDI Pati, Suratno mengatakan sempat takut menerima suntikan booster. Dia sempat takut karena adanya berita dampak akibat menerima suntikan vaksin booster. Suratno pun mengajak penyandang disabilitas agar tidak takut menerima suntikan vaksin booster.

"Ke depan akan dilibatkan langsung melakukan penyuntikan vaksin kepada teman-teman disabilitas, karena teman-teman memang untuk booster sangat rendah, karena berawal berita tidak benar, ketakutan dari awal. Mungkin setelah ini cepat tersalurkan," harap Suratno.



Simak Video "Unik! Dusun di Pati Ini Hanya Dihuni 4 Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/apl)