Spanduk Protes Jalan Rusak di Boyolali, 'Jangan Lewat Sini Dulu, Kami Malu...'

Jarmaji - detikJateng
Rabu, 10 Agu 2022 16:07 WIB
Warga pasang spanduk protes jalan rusak di jalan Batangan – Bade, Boyolali.
Warga pasang spanduk protes jalan rusak di jalan Batangan - Bade, Boyolali. (Foto: Jarmaji/detikJateng).
Boyolali -

Warga Batangan, Boyolali memprotes kondisi jalan yang rusak antara jalan Bade-Batangan. Warga juga memasang sejumlah spanduk sebagai bentuk protes atas kerusakan tersebut. Sejumlah spanduk protes terpasang sejumlah titik seperti di wilayah Batangan, Desa Sumber, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

"Sudah lama, dari dulu jalannya ya kayak gini (rusak)," kata Agus warga setempat kepada wartawan Rabu (10/8/2022).

Spanduk tersebut antara lain bertuliskan, "Kami Warga Mbatangan, Merindukan Jalan yang baik, Demi Kebaikan Bersama". Spanduk ini terpasang di depan Pasar Batangan.


Kemudian lebih masuk lagi, terpasang spanduk bertuliskan "Tolong jangan lewat sini dulu, kami warga Batangan malu karna jalannya jelek."

Ada pula yang bertuliskan bernada sindiran atas kondisi jalan yang rusak parah. Yaitu, "Semalam saya mimpi jalanan ini sudah mulus..!! Ternyata ya cuma mimpi. Mohon bantu mewujudkan mimpi saya."

Warga pasang spanduk protes jalan rusak di jalan Batangan – Bade, Boyolali.Warga pasang spanduk protes jalan rusak di jalan Batangan – Bade, Boyolali. Foto: Jarmaji/detikJateng

Dia mengaku kerusakan jalan ini menyulitkan warga dalam beraktivitas. Saat cuaca terik panas, jalanan berdebu. Ketika hujan, yang menggenang di jalan yang berlubang.

Kerusakan jalan yang parah itu, katanya, karena setiap hari dilewati truk material tambang dengan beban berat. Dia menyebut jalan ini memang menjadi akses ke beberapa lokasi penambangan. Namun, dia tak mengetahui secara pasti jumlah lokasi tambang galian C itu.

Kepala Dusun (Kadus) 2 , Desa Sumber, Syakur membenarkan jika jalan tersebut dilalui truk tambang galian C. Truk-truk itu melintasi di jalan ruas Pasar Batangan - Klego itu.

"Banyak warga yang mengeluhkan," katanya.

Jalan tersebut, jelas dia, merupakan jalan Kabupaten. Warga berharap, kerusakan jalan ini segera diperbaiki.

Syakur mengaku sudah mendapatkan informasi jika jalan yang rusak ini akan segera diperbaiki. Pemkab Boyolali sudah mulai melakukan pekerjaan perbaikan dari wilayah barat.

Sementara itu Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Boyolali, Joko Prasetyo mengatakan kerusakaan jalan ruas Bade (Klego) - Batangan tersebut sudah mulai dilakukan perbaikan. Perbaikan jalan tersebut mendapat kucuran anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 4,5 miliar.

"Perbaikan jalan Bade - Batangan, tahun ini kita selesaikan. Ini proses pengerjaan, anggarannya dari DAK, Rp 4,5 miliar. Sudah mulai pelaksanaan. Perbaikannya yaitu aspal dua lapis," ujar Joko Prasetyo.

"Untuk saat ini masih proses pengerjaan talud. Tetapi pekerjaan aspal juga akan dilaksanakan. Menunggu pekerjaan talud selesai, baru aspal masuk. Yang jelas dari Desa Sendangrejo sampai Pasar Batangan finish (selesai) tahun ini," tandasnya.



Simak Video "Penampakan Jalan Grobogan Rusak Parah, Bikin 'Hujan Debu'"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/aku)