Kebakaran di Gudang Bus Pekalongan, Asap Pekat Membubung

Robby Bernardi - detikJateng
Senin, 08 Agu 2022 18:07 WIB
Kebakaran di gudang bus Jalan Ahmad Yani Kota Pekalongan, Senin (8/8/2022).
Kebakaran di gudang bus Jalan Ahmad Yani Kota Pekalongan, Senin (8/8/2022). (Foto: Robby Bernardi/detikJateng)
Pekalongan -

Sebuah gudang bus yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kota Pekalongan, terbakar. Kepulan asap pekat membuat warga sempat panik, mengingat lokasi kebakaran dekat dengan permukiman.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Pantauan detikJateng di lokasi, asap pekat membuat jarak pandang sangat terbatas. Asap tersebut berasal dari tumpukan ban bekas yang terbakar api.

Permukiman yang hanya berbatasan dengan tembok gudang, membuat warga panik. Lebih-lebih di dekat lokasi tempat juga terdapat penjualan gas elpiji 3 kg.


Warga langsung bahu-membahu memindahkan tumpukan gas elpiji ke tempat yang cukup jauh dari sumber api. Sebagian warga juga menyiram dinding dengan alat seadanya agar api tidak merembet ke permukiman.

Petugas pemadam kebakaran Kota Pekalongan langsung meluncur ke lokasi kejadian dengan menurunkan tiga armadanya. Membutuhkan waktu setengah jam untuk menjinakkan api, mengingat api membakar tumpukan ban-ban bekas yang tidak terpakai.

Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Junaedi menjelaskan api bersumber dari percikan api yang keluar saat dilakukan pemotongan besi oleh karyawan setempat. Percikan api ini kemudian membakar rumput kering dan mengenai tumpukan ban bus.

"Yang terbakar ban-ban bekas, kronologi awalnya, ada karyawan yang memotongi besi-besi tua. Kemudian keluar percikan api yang kemudian mengenai tumpukan sampah dan menjalar ke tumbukan ban bekas ini," kata Junaedi, Senin (8/8/2022).

Junaedi menyebut karyawan sempat mencoba melakukan pemadaman mandiri namun tidak berhasil. Api semakin membesar mengingat banyaknya ban bekas yang mudah terbakar.

"Kita mendapatkan adanya kejadian ini langsung meneruskan ke petugas damkar. Cukup cepat, tiga puluh menit sudah padam. Tidak ada korban jiwa," ungkapnya.

Gudang bus ini, lanjut Junaedi, digunakan untuk penyimpanan ban-ban bekas dan body bus yang tidak dipakai lagi. Pihaknya mengimbau warga senantiasa berhati-hati, apalagi saat ini memasuki musim kemarau yang rentan terjadi kebakaran.

Kebakaran di gudang bus Jalan Ahmad Yani Kota Pekalongan, Senin (8/8/2022).Kebakaran di gudang bus Jalan Ahmad Yani Kota Pekalongan, Senin (8/8/2022). Foto: Robby Bernardi/detikJateng


Simak Video "Pernyataan Keluarga Korban Pemukulan Oknum Polisi di Pekalongan"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/rih)