Sering Pusing Tanpa Sebab? Ini 10 Gejala Stroke Menurut RSUP Dr Sardjito

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 03 Agu 2022 03:10 WIB
Penelitian Ungkap 1 Sendok Teh Rempah Ampuh Turunkan Resiko Stroke
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Vadzim Kushniarou
Solo -

Kamu sering merasakan sakit kepala atau pusing tanpa sebab? Memang ada sejumlah tips sederhana untuk meredakan nyerinya. Tapi jika pusing itu tak kunjung reda dalam waktu lama, jangan segan untuk periksa ke dokter. Sebab, pusing merupakan salah satu gejala stroke.

1. Stroke Menurut RSUP Dr Sardjito

Dikutip dari laman resmi RSUP Dr Sardjito, stroke adalah gangguan fungsi otak akibat aliran darah otak mengalami gangguan atau berkurang. Akibatnya, nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan otak tidak terpenuhi dengan baik.

2. Terjadinya Stroke Secara Medis

Stroke dapat terjadi karena beberapa beberapa penyebab. Berikut 4 penyebab stroke secara medis:


  • Karena bekuan darah di dalam pembuluh darah otak
  • Karena bekuan darah dan material lain yang dibawa ke otak dan bagian tubuh yang lain
  • Penurunan aliran darah ke area otak, dan
  • Pecahnya pembuluh darah otak dengan perdarahan ke dalam jaringan otak atau ruang sekitar otak.

3. Faktor Utama Penyebab Stroke

Ada sejumlah faktor yang menjadi risiko utama seseorang terkena stroke. Dikutip dari sardjito.co.id, berikut 5 faktor utama penyebab stroke menurut Unit Promosi Kesehatan RSUP Dr Sardjito.

  • Tekanan darah tinggi
  • Berusia di atas 55 tahun (pria lebih berisiko daripada wanita)
  • Punya riwayat keluarga yang pernah terkena stroke
  • Punya penyakit jantung, kolesterol tinggi, diabetes melitus
  • Obesitas
  • Perokok
  • Sering mengkonsumsi alkohol
  • Penyalahgunaan obat, dan kontrasepsi oral (khususnya dengan disertai hipertensi, merokok dan kadar estrogen tinggi).

4. Gejala Stroke Menurut RSUP Dr Sardjito

  • Pusing, sakit kepala tanpa sebab yang jelas
  • Lemah atau lesu pada wajah, lengan, kaki, terutama pada satu sisi tubuh
  • Kebingungan, gangguan berbicara atau gangguan pemahaman
  • Gangguan berjalan, pusing atau hilangnya keseimbangan koordinasi pada gerak
  • Gangguan penglihatan
  • Kesulitan menelan
  • Kesemutan
  • Penurunan konsentrasi, kehilangan memori jangka panjang dan pendek
  • Kehilangan kontrol diri, emosi labil, depresi
  • Rasa takut, bermusuhan dan marah.

5. Cara Mencegah Stroke

Stroke dapat mengakibatkan gangguan gerak, gangguan sensorik atau kepekaan alat indera menjadi berkurang, gangguan penggunaan dan pemahaman bahasa, gangguan berpikir dari memori / ingatan, dan gangguan emosional. Berikut 9 cara untuk mencegah stroke.

  • Tekanan darah tinggi dapat diatasi dengan obat anti hipertensi, diet rendah garam, banyak makan sayur dan buah, serta olahraga yang teratur dan cukup
  • Pada pasien dengan gangguan irama jantung, penting untuk mendapatkan pengobatan untuk mencegah timbulnya bekuan darah.
  • Kadar kolesterol yang tinggi dapat diatur dengan obat kolesterol, serta diet yang baik dan benar.
  • Pada penderita diabetes mellitus (sakit gula) diimbau menjaga nutrisi dan diet serta membatasi asupan kalori dari lemak jenuh.
  • Karbohidrat yang dikonsumsi sebaiknya dari jenis yang mengandung banyak serat makanan
  • Kegemukan dapat diatasi dengan diet sehat dan olahraga.
  • Berhenti merokok
  • Berhenti mengkonsumsi alkohol
  • Berhenti memakai kontrasepsi oral pada wanita yang merokok.


Simak Video "Kemenkes RI Laporkan Peningkatan Prevalensi Penyakit Diabetes-Stroke"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/aku)