Terpopuler Sepekan

'Banjir' Daging Kurban di Dusun Krajan

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 16 Jul 2022 18:29 WIB
Prosesi kurban Idul Adha di Dusun Krajan, Desa Batur, Banjarnegara, Minggu (10/7/2022).
Prosesi kurban Idul Adha di Dusun Krajan, Desa Batur, Banjarnegara, Minggu (10/7/2022). Foto: Uje Hartono/detikJateng
Solo -

Kabar melimpahnya daging kurban di Dusun Krajan pada hari raya Idul Adha, Minggu (10/7/2022) lalu, viral di media sosial selama berhari-hari. Sebab, dari satu dusun di Desa Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara itu saja terkumpul 303 hewan kurban, terdiri dari 74 ekor sapi dan 229 kambing.

Proses penyembelihan seluruh hewan kurban itu hingga pengemasan dagingnya juga terbilang kilat. Tak sampai setengah hari warga Dusun Krajan itu menyiapkan lebih dari 9.000 bungkus daging kurban untuk dibagikan.

Tak hanya ke warga sekitar, paket daging kurban dari Dusun Krajan itu juga mengalir ke luar daerah, seperti Kabupaten Cilacap, Batang, Wonosobo, hingga Magelang. Ternyata, berkurban pada Idul Adha sudah jadi tradisi bagi sebagian besar warga Dusun Krajan.


Menurut data dari panitia kurban Dusun Krajan, dalam 12 tahun terakhir, jumlah shohibul kurban atau orang yang berkurban mencapai ratusan orang. Pada 2011, tercatat ada 555 warga Dusun Krajan yang berkurban dengan 51 ekor sapi dan 198 ekor kambing.

"Alhamdulillah selama pandemi kemarin itu tidak memengaruhi semangat warga untuk berkurban. Jumlah warga yang berkurban bahkan terus bertambah," kata panitia kurban Dusun Krajan, Desa Batur, Fauzi Santoso saat dihubungi detikJateng, Selasa (12/7/2022).

Fauzi menyebut kesadaran warga Dusun Krajan untuk menunaikan ibadah kurban itu sudah sejak dulu. "Sejak dulu, sejak saya masih kecil sudah banyak yang berkurban," ungkapnya.

Kepala Desa Batur, Ahmad Fauzi mengatakan mayoritas warga Dusun Krajan merupakan petani kentang dan sayur. Sebagian lagi pedagang pasar, guru, dan karyawan swasta.

Tentang melimpahnya daging kurban di Dusun Krajan, Ahmad Fauzi mengatakan warga di desanya selama ini punya tradisi menabung untuk menjalankan ibadah kurban.

"Semangat warga di sini untuk berkurban memang tinggi. Ada yang langsung tanpa menabung, tetapi sebagian besar warga menabung. Mereka menabung di kelompok yang mereka buat khusus untuk membeli hewan kurban," kata Ahmad Fauzi kepada detikJateng, Minggu (10/7).

Tiap kelompok menabung itu punya aturan sendiri. Ada yang menabung dengan sistem mingguan, ada pula yang bulanan. Warga yang bekerja sebagai pedagang atau buruh di pasar biasanya menyisihkan penghasilannya untuk menabung hewan kurban tiap pekan.

Ahmad Fauzi menambahkan, warga Desa Batur meliputi Dusun Krajan selama ini juga dikenal taat beragama.

"Dari infrastruktur bangunan tempat ibadah, di Dusun Krajan ini ada 22 tempat ibadah. Jadi hampir setiap kampung ada tempat ibadah. Dari jumlah itu, tiga masjid jami, sisanya adalah musala. Tetapi luasan musala ini juga besar, sama seperti masjid di daerah lain," ungkapnya.



Simak Video "Kreasi Warga Gunakan Kreneng Bambu untuk Bungkus Daging Kurban"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/mbr)