Tak Semua Polisi Bisa, Begini Cara Kerja Tilang ETLE Mobile

Tim detikJateng - detikJateng
Jumat, 24 Jun 2022 12:35 WIB
ETLE Mobile Korlantas Polri
ETLE Mobile Korlantas Polri. Foto: dok. istimwa
Solo -

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mengembangkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang dimiliki. Jika awalnya mereka hanya menggunakan ETLE fix point atau statis, kini tilang elektronik itu juga menggunakan ETLE mobile.

Dikutip dari laman korlantas.polri.go.id, tilang elektronik itu lantas berkembang dengan menggunakan kamera ETLE Mobile. Kamera tersebut dibawa menggunakan mobil patroli keliling untuk merekam pelanggaran yang dilakukan pengendara kendaraan.

Perkembangan yang berikutnya, tilang elektronik tersebut bisa dilakukan menggunakan kamera handphone milik polisi lalu lintas. Penggunaan alat itu diharapkan bisa menjangkau penindakan pelanggaran yang tidak bisa dijangkau oleh kamera ETLE statis.


Hanya saja, tidak semua polisi bisa melakukan penindakan menggunakan ETLE mobile ini. Mereka harus memiliki syarat-syarat khusus untuk bisa melakukan penindakan.

"Tidak semua anggota juga menggunakan HP bisa menindak dengan HP bisa men-capture jadi ada petugas tertentu saja yang sudah memiliki kualifikasi sebagai penyidik pembantu atau penyidik," kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigrjen Pol Aan Suhanan di laman resmi Korlantas pada Mei kemarin.

Polisi yang bertugas juga harus memiliki surat tugas untuk melakukan penindakan melalui ETLE mobile. Selain itu, IMEI handphone yang digunakan juga wajib terdaftar dalam sistem.

Untuk mekanisme dan SOP dari penindakan ETLE mobile ini, sama halnya dengan ETLE statis yakni gambar pelanggaran yang telah diambil petugas nantinya akan dikirim ke back office yang ada di tingkat polres maupun polda, langsung diproses untuk kemudian diterbitkan surat tilang.

Pelanggaran yang bisa ditindak lewat ETLE mobile di halaman selanjutnya