Kisah Mahasiswa Psikolog UNS Solo Lulus Tanpa Skripsi, Kok Bisa?

Tim detikJateng - detikJateng
Jumat, 20 Mei 2022 10:34 WIB
Graduation hat with degree paper on a stack of book against blurred background
(Foto: Getty Images/iStockphoto/leolintang)
Solo -

Seorang alumnus Prodi Psikologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menceritakan pengalamannya saat berhasil lulus tanpa skripsi. Kok bisa ya? Berikut ini cerita lengkapnya.

Dilansir akun resmi Instagram UNS Solo @uns.official, Kami s(19/5/2022), alumnus tersebut bernama Rizal Galih Pradana, lulusan Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS Solo.

Seperti yang diketahui, skripsi merupakan hal yang harus ditempuh mahasiswa untuk meraih gelar sarjana. Namun mahasiswa tetap bisa lulus tanpa skripsi.


"Dalam Keputusan Rektor UNS Nomor 787/UN27/HK/2019 tentang Penghargaan Akademik Kegiatan Penalaran Mahasiswa UNS, salah satu poinnya adalah bebas ujian skripsi bagi mahasiswa yang lolos pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) baik finalis maupun medalis," demikian ditulis dalam salah satu postingannya.

Salah satu alumnus UNS yang merasakan rekognisi tersebut yakni Rizal Galih Pradana. Rekam jejak prestasi Rizal diawali saat dia mengikuti kompetisi pada 2020 dan 2021. Pada 2020, Rizal berhasil meloloskan Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) ke PIMNAS.

Program tersebut berjudul Peningkatan Literasi Keuangan terhadap Siswa Sekolah Dasar melalui Komik 'Si Budi' (Pemberdayaan sebagai Upaya Mengurangi Perilaku Konsumtif sejak Dini)".

Selanjutnya dia meloloskan PKM Kewirausahaan (PKM-K) pada 2021 dengan judul "Inovasi Usaha Bimbingan Belajar dengan Personalisasi Pembelajaran Berbasis Asesmen Psikologi dan Dual Feedback System bagi Siswa untuk Mewujudkan Indonesia Cerdas" pada 2021.

"Menjadi finalis PIMNAS tentu membutuhkan perjuangan yang tidak mudah. Jam tidur yang berkurang, waktu nongkrong bersama teman yang semakin jarang, dan kerja keras bersama tim Rizal lalui untuk membangun kekompakan serta motivasi yang positif," lanjutnya.

Dua kali lolos PIMNAS membuat Rizal memiliki dua kali kesempatan untuk merekognisi menjadi bebas Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk PKM-PM dan bebas skripsi untuk PKM-K.

Rekognisi ini tentunya berdasarkan kebijakan masing-masing prodi dan fakultas.

"Kuliah emang capek dan berat. Oleh karena itu, kita harus pelajari sistemnya dan cari peluang untuk meringankan beban kuliah kita, salah satunya melalui rekognisi ini. Semoga semakin banyak mahasiswa UNS yang termotivasi untuk ikut PKM," kata Rizal Galih yang dilansir pada postingan yang sama.



Simak Video "Kebakaran di UNS Solo, Mahasiswa Dievakuasi dari Jendela"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/mbr)