Lagi! Balon Udara Liar Timpa Rumah Warga di Klaten

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Senin, 09 Mei 2022 18:38 WIB
Balon udara liar yang jatuh menimpa rumah di Dusun Jatirejo, Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Senin (9/5/2022).
Balon udara liar yang jatuh menimpa rumah di Dusun Jatirejo, Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Senin (9/5/2022). (Foto: dok. Warga/Wahyudi)
Klaten -

Balon udara liar kembali jatuh menimpa rumah di Klaten. Setelah rumah warga di Dusun Dimoro, Desa Mrisen, Kecamatan Juwiring, kali ini balon udara liar jatuh di Dusun Jatirejo, Desa Borangan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten.

"Jatuhnya di belakang rumah mertua saya sekitar jam 15.10 WIB. Cuma nyangkut di pojok rumah," terang saksi, Wahyudi Martono (61) kepada detikJateng, Senin (9/5/2022).

Wahyudi menjelaskan balon udara yang jatuh di rumah mertuanya, Aspiah (80) itu terbuat dari plastik warna-warni dengan panjang sekitar tiga meter. Bagian lingkar depan balon itu ditemukan kawat panas.


"Kawat pada lingkaran depan masih panas saat dipegang anak-anak. Tapi sudah tidak ada apinya, tinggal bau sesuatu terbakar," kata Wahyudi.

Wahyudi menyebut tidak terdengar suara ledakan saat balon udara itu jatuh menimpa rumah mertuanya. Bahkan balon udara itu sempat menjadi tontonan tetangganya.

"Jadi tontonan warga dan anak-anak. Tidak ada yang terluka atau kerusakan, tapi ya meresahkan juga," terang Wahyudi.

Sebelumnya diberitakan, satu balon udara liar jatuh menimpa permukiman warga di Dusun Dimoro, Desa Mrisen, Kecamatan Juwiring, Klaten, Jawa Tengah, sore ini. Beruntung tidak ada korban dan kerusakan akibat kejadian itu.

Pantauan detikJateng di lokasi, Senin (9/5), balon berukuran jumbo warna-warni itu jatuh sekitar pukul 15.00 WIB. Balon itu langsung menempel di bagian atap rumah warga setempat yang dekat dengan sawah.

Tak lama, salah seorang warga menurunkan balon tersebut. Balon itu lalu dibuang ke area sawah.

Tak tampak barang seperti petasan yang diangkut oleh balon udara tersebut. Tak ada juga asap atau bahan terbakar di lokasi.

Balon diberi pemberat bendera merah putih terbuat dari plastik. Tidak ada kerusakan akibat kejadian tersebut sebab hanya plastik.

Balon tersebut sebelumnya nampak terbang dari arah utara, lalu melayang semakin rendah dan kemudian jatuh di permukiman.



Simak Video "Tak Ganggu Penerbangan, Ini Contoh Festival Balon Udara yang Aman"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/rih)