Balon Udara Liar Timpa Rumah di Klaten, Warga: Bau Gas Menyengat

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Senin, 09 Mei 2022 18:20 WIB
Balon udara yang menimpa rumah warga di Mrisen, Juwiring, Senin (9/5/2022) sore.
Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng Balon udara yang menimpa rumah warga di Mrisen, Juwiring, Klaten, Senin (9/5/2022) sore.
Klaten -

Sebuah balon udara liar jatuh menimpa rumah warga Dusun Dimoro, Desa Mrisen, Kecamatan Juwiring, Klaten sore tadi. Tercium bau gas menyengat di sekitar area jatuhnya balon udara tersebut.

"Bau seperti gas menyengat di dalam rumah. Takutnya dulu ada cerita balon udara bisa meledak," kata pemilik rumah, Sofia Betty Nugraeni (41), kepada wartawan di lokasi, Senin (9/5/2022) sore.

Betty mengatakan, balon udara itu menimpa rumahnya sekitar pukul 15.00 WIB, saat itu dia sedang tidur. Karena mendengar suara genting rumahnya seperti ditarik, Betty pun terbangun dan bergegas keluar.

Di luar rumah Betty saat itu sudah ada sejumlah warga. Mereka memberitahu Betty jika genting rumahnya tertimpa balon udara.


"Saat di dalam rumah ada semacam bau gas. Balon itu ditarik oleh bapak-bapak tadi," ujar Betty.

Betty mengaku tidak tahu persis apakah jatuhnya balon udara di atas rumahnya itu menimbulkan ledakan atau tidak. Sebab, saat itu dia tidur sambil menyalakan AC, sehingga suara dari luar tidak jelas terdengar.

Selain ada aroma gas bocor, Betty menambahkan, di dalam rumahnya juga sempat terlihat asap. Namun, Betty mengaku tidak tahu asap apa itu.

"Bau menyengatnya beberapa menit. Saya terus keluar sehingga tidak memperhatikan," imbuh Betty.

Balon udara yang sempat jadi bahan mainan anak-anak itu kemudian dibawa polisi ke Mapolsek Juwiring.

"Pemeriksaan sudah kita lakukan. Saat jatuh, balon itu sudah tidak ada apinya meskipun ada sisa bahan yang terbakar. Kejadiannya sekitar pukul 14.45 WIB," kata Kapolsek Juwiring AKP Sumardi di lokasi.

Sumardi menambahkan, balon dari plastik tipis itu panjangnya 3 meter dan berdiameter sekitar 1,5 meter. "Kejadian ini masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban luka," terang Sumardi.

Diberitakan sebelumnya, jatuhnya balon berwarna-warni yang menimpa rumah warga itu tidak menimbulkan korban atau menyebabkan kerusakan yang berarti. Sebelum jatuh, balon yang diberi pemberat berupa bendera merah putih dari plastik itu terbang dari utara.



Simak Video "Tak Ganggu Penerbangan, Ini Contoh Festival Balon Udara yang Aman"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/ams)