Mugi Rahayu! Hari Ini Puro Mangkunegaran Akan Punya Pemimpin Baru

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 12 Mar 2022 07:39 WIB
Putra bungsu KGPAA Mangkunegara IX, GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo usai pemakaman sang ayah di Astana Girilayu, Karanganyar.
Putra bungsu KGPAA Mangkunegara IX, GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo usai pemakaman sang ayah di Astana Girilayu, Karanganyar. Foto: Andy Kurniawan/detikJateng.
Solo -

Hari ini, Sabtu tanggal 12 Maret 2022, akan dicatat dalam sejarah Indonesia, terutama di Kota Solo. Sebab, pada hari yang bertepatan dengan tanggal 8 Ruwah 1955 dalam penanggalan Jawa ini, Puro Mangkunegaran akan menobatkan GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo sebagai KGPAA Mangkunegoro X.

Pengumuman tentang penerus takhta pengganti KGPAA Mangkunegoro IX ini disampaikan Wedhana Satrio Pura Mangkunegaran KRMT Lilik Prasetyo sejak Selasa (1/3) pekan lalu. Keputusan tersebut telah disepakati dalam pertemuan keluarga dengan Prameswari-Dalem, Gusti Kanjeng Putri Mangkunegoro IX .

"Tata cara adat Jumenengan-Dalem akan dilaksanakan Sabtu Pahing tanggal 8 Ruwah Alip 1955 atau 12 Maret 2022," kata Lilik, Selasa (1/3).

Untuk diketahui, nama GPH Bhre memang sudah masuk dalam prediksi banyak pihak ihwal kandidat penguasa di Pura Mangkunegaran. Sebab, dia merupakan satu-satunya anak laki-laki Mangkunegoro IX dari Prisca Marina yang sudah diangkat sebagai permaisuri dan bergelar Gusti Kanjeng Putri Mangkunegoro IX.

Adapun dua kandidat lainnya, yaitu GPH Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara dan KRMH Roy Rahajasa Yamin sudah menyatakan menerima dengan ikhlas mengenai keputusan pengangkatan GPH Bhre.

Suasana Puro Mangkunegaran, Jumat (11/3), jelang penobatan GPH Bhre pada Sabtu (12/3/2022).Suasana Puro Mangkunegaran, Jumat (11/3), jelang penobatan GPH Bhre pada Sabtu (12/3/2022). Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikJateng

Meski usianya masih belia, lahir pada 29 Maret 1997, Bhre kerap mendapatkan tugas dan tanggung jawab yang terbilang besar. Salah satunya adalah bekerja sama dengan pemerintah dalam proyek renovasi Pura Mangkunegaran.

Menurut Lilik, persiapan pengukuhan KGPAA Mangkunegoro X sebenarnya mulai dilakukan sejak akhir 2021 atau tiga bulan setelah Mangkunegoro IX mangkat (13 Agustus 2021). Salah satu di antaranya adalah persiapan sejumlah abdidalem untuk membawakan Tari Bedhaya Anglir Mendhung, tarian pusaka Puro Mangkunegaran.

Rencananya, jumenengan akan diselenggarakan hari ini sekitar pukul 10.00 WIB. Selain dihadiri keluarga, tiga kerajaan trah Mataram Islam turut diundang secara khusus, yakni Keraton Kasunanan Surakarta, Keraton Kasultanan Yogyakarta, dan Kadipaten Pakualaman.

"Pemangku wilayah di sini juga tentunya diundang, seperti Wali Kota Solo sampai Gubernur Jawa Tengah, karena pasti akan terus bekerja sama," ujar Lilik, Kamis (3/3) pekan lalu. Lilik menambahkan, jumlah undangan dibatasi 300 orang, sesuai aturan protokol kesehatan yang diterapkan Pemkot Solo.

Serangkaian persiapan menjelang penobatan Mangkunegoro X itu mencapai puncaknya pada Jumat (11/3) lalu. Pantauan detikJateng, sejumlah petugas menata kursi-kursi di pendopo Puro Mangkunegaran kemarin sore. Tiga set gamelan juga telah ditata di sisi timur pendopo.

Penasaran ingin mengetahui bagaimana detailnya prosesi penobatan GPH Bhre sebagai KGPAA Mangkunegoro X yang diselenggarakan beberapa jam lagi ini? Simak terus liputan khususnya hanya di detikJateng.

Mugi Rahayu. Teriring doa dan harapan semoga dimudahkan, diberi kelancaran dan keselamatan.



Simak Video "Gibran dan Mangkunegaran Bersih-bersih Sambut G20"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/mbr)