Klaster Sekolah Mulai Muncul di Solo, Gibran: Kita Genjot Isoternya

Ari Purnomo - detikJateng
Jumat, 28 Jan 2022 17:41 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Jumat (14/1/2022)
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Jumat (14/1/2022) (Foto: Ari Purnomo/detikJateng)
Solo -

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tidak terlalu terkejut dengan munculnya penambahan kasus memasuki akhir Januari ini. Salah satu yang terbaru adalah adanya 21 orang di SMA Warga yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Saya sudah bilang Februari Maret pasti naik (kasusnya), ya udah tidak apa-apa," kata Gibran saat ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Jumat (28/1/2022).

Orang nomor satu di Kota Solo itu menambahkan, sebagai langkah antisipasi. Di antaranya percepatan vaksinasi dan menggenjot isolasi terpusat.

"Antisipasinya kita percepat vaksinasi terus kita. Kita genjot isoternya, tenang saja. Sementara kita kirim ke Donohudan," ujarnya.

Suami Selvi Ananda itu juga mengatakan, meski ada penambahan kasus yang cukup banyak tetapi masyarakat tidak perlu takut. Pasalnya fatality rate atas kasus baru ini dikatakannya tidak begitu parah dibandingkan sebelumnya. Meski begitu, diharapkan warga tetap waspada dan terus menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"(Penambahan) tidak apa-apa fatality ratenya tidak separah (delta)," ungkapnya.

Semetara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih meminta, agar seluruh sekolah agar selalu mematuhi prokes. Diharapkan kasus klaster sekolah ini tidak semakin meluas.

"Antisipasi saya mohon kerja sama seluruh pihak untuk patuh pada protokol kesehatan, itu yang utama. Dan kalau fisiknya tidak sehat segera ke puskesmas terdekat dan isolasi," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 21 orang yang terdiri dari guru, karyawan dan siswa SMA Warga Solo terpapar COVID-19. Kasus ini ditemukan usai sejumlah siswa didampingi guru mengadakan kegiatan di Kabupaten Boyolali.



Simak Video "Gibran Bakal Kandangkan Kendaraan Dinas Agar Tak Dipakai Mudik"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)