Pengurus PPP Banjarnegara Ramai-ramai Mundur, Ternyata Ini Sebabnya

Uje Hartono - detikJateng
Rabu, 26 Jan 2022 19:16 WIB
Konferensi pers terkait pengunduran diri para pengurus PPP di Banjarnegara.
Pengurus PPP Banjarnegara mundur dari jabatan. (Foto: Uje Hartono/detikJateng)
Banjarnegara -

Sejumlah pengurus harian dewan pimpinan cabang (DPC) dan pengurus anak cabang (PAC) PPP Kabupaten Banjarnegara ramai-ramai mengundurkan diri dari kepengurusan partai. Apa penyebabnya?

Ketua tim Steering Committee Muscab PPP Banjarnegara, Indarto menjelaskan bahwa mereka kecewa atas SK yang diterbitkan dewan pimpinan pusat (DPP) PPP. SK ini berkaitan dengan susunan kepengurusan partai.

SK kepengurusan partai tersebut dianggap melanggar AD/ART. Salah satunya ialah nama jabatan sekretaris DPC PPP Banjarnegara yang dinilai tidak memenuhi syarat.

"Untuk nama sekretaris ternyata diisi oleh orang yang tidak memenuhi syarat dilihat dari sisi anggaran dasar maupun peraturan organisasi. Ini jelas pelanggaran yang fatal. Orang itu belum pernah masuk dalam kepengurusan 1 pada jenjang kepengurusan PPP. Dan juga tidak terlibat dalam pencalonan pada Muscab 25 September 2021 lalu," jelas Indarto saat konferensi pers, Rabu (26/1/2022).

Tidak hanya itu, ia menyebut ada penyimpangan lain dalam SK tersebut, yaitu adanya rangkap jabatan serta penghapusan nama pada pengurus harian DPC PPP Banjarnegara. Di sisi lain, ada penambahan nama baru di luar usulan formatur Muscab.

"Ada rangkap jabatan pada bidang isu strategis sekaligus bidang pendidikan, dakwah dan pesantren dengan wakil ketua majelis syariah. Selain itu ada nama yang dihapus pada struktur pengurus harian DPC dan muncul nama baru di luar usulan formatur Muscab," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pengurus harian dewan pimpinan cabang (DPC) dan pengurus anak cabang (PAC) PPP Kabupaten Banjarnegara mengundurkan diri dari kepengurusan partai. Dengan demikian, mereka tidak akan mengambil langkah politik untuk persiapan Pemilu 2024.

"Kami 18 dari 25 pengurus harian DPC PPP Banjarnegara dan 14 dari 20 PAC di Banjarnegara mengundurkan diri dari kepengurusan PPP. Jadi kami non aktif dari semua kegiatan DPP, DPW, DPC, PAC sampai ke ranting. Jadi tidak tidak ada kegiatan langkah-langkah politik untuk 2024," kata ketua tim Steering Committee Muscab PPP Banjarnegara, Indarto, saat ditemui di kantor DPC PPP Banjarnegara, hari ini.



Simak Video "Penampakan Hujan Es yang Terjang Banjarnegara"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/sip)