Pengurus PPP Banjarnegara Ramai-ramai Mengundurkan Diri!

Uje Hartono - detikJateng
Rabu, 26 Jan 2022 18:35 WIB
Konferensi pers terkait pengunduran diri para pengurus PPP di Banjarnegara.
Pengurus PPP Banjarnegara mundur dari jabatan. (Foto: Uje Hartono/detikJateng)
Banjarnegara -

Sejumlah pengurus harian dewan pimpinan cabang (DPC) dan pengurus anak cabang (PAC) PPP Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mengundurkan diri dari kepengurusan partai. Dengan demikian, mereka tidak akan mengambil langkah politik untuk persiapan Pemilu 2024.

"Kami 18 dari 25 pengurus harian DPC PPP Banjarnegara dan 14 dari 20 PAC di Banjarnegara mengundurkan diri dari kepengurusan PPP. Jadi kami nonaktif dari semua kegiatan DPP, DPW, DPC, PAC sampai ke ranting. Jadi tidak tidak ada kegiatan langkah-langkah politik untuk 2024," kata Ketua Tim Steering Committee Muscab PPP Banjarnegara, Indarto, saat ditemui wartawan di kantor DPC PPP Banjarnegara, Rabu (26/1/2022).

Mereka mengaku kecewa atas SK yang diterbitkan dewan pimpinan pusat (DPP) PPP terkait susunan kepengurusan partai. SK tertanggal 17 Desember 2021 ini dinilai melanggar AD/ART partai. SK tersebut juga dianggap tidak menghargai Muscab yang digelar 25 September 2021 lalu.

"Kami tim steering committee sudah menyusun tata tertib Muscab, pemilihan ketua formatur, dan pemilihan ketua sekretaris DPC sesuai dengan anggaran dasar maupun peraturan organisasi. Tapi setelah terbit SK ternyata banyak penyimpangan dan tidak sesuai dengan anggaran dasar," ujar dia.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Banjarnegara terpilih, Edi Purwanto berharap agar persoalan tersebut bisa segera berakhir. Ia mengaku tidak bisa menjalankan tugasnya tanpa bantuan pengurus lainnya.

"Sebagai ketua terpilih, saya menghormati perasaan teman-teman. Tentu saya tidak bisa berjalan tanpa mereka. Saya berharap DPP dapat mengakomodir hasil formatur, dan persoalan ini bisa segera berakhir," ujarnya.



Simak Video "Penampakan Hujan Es yang Terjang Banjarnegara"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/sip)