Peringatan Dini Cuaca Jateng, Waspadai Cuaca Ekstrem Sore Ini

Tim detikcom - detikJateng
Jumat, 21 Jan 2022 14:15 WIB
Ilustrasi BMKG (Eva Safitri/detikcom)
Foto: Ilustrasi BMKG (Eva Safitri/detikcom)
Jogjakarta -

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Tengah hari ini. Masyarakat Jateng diimbau untuk waspadai cuaca ekstrem dan dampaknya.

Dilansir dari website BMKG, Jumat (21/1/2022), peringatan dini cuaca Jateng dikeluarkan dengan menyatakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan disertai kilat dan petir pada pukul 14.10 WIB siang ini.

Kondisi tersebut terjadi di wilayah sebagai berikut:

  • Kabupaten Magelang: Ngablak, Grabag, Secang, Windusari,
  • Kabupaten Boyolali: Klego,
  • Kabupaten Klaten: Karangnongko, Jatinom, Kemalang, Ngawen, Klaten Utara,
  • Kabupaten Temanggung: Kandangan, Selopampang, Bansari, dan sekitarnya.

Dapat meluas ke wilayah-wilayah di bawah ini:

  • Kabupaten Cilacap: Gandrungmangu, Sidareja, Cipari,
  • Kabupaten Kebumen: Karangsambung,
  • Kabupaten Purworejo: Bruno,
  • Kabupaten Wonosobo: Kertek, Wonosobo, Mojotengah,
  • Kabupaten Magelang: Salaman, Mungkid, Mertoyudan, Tempuran, Kajoran, Kaliangkrik, Bandongan, Pakis, Tegalrejo,
  • Kabupaten Boyolali: Ampel, Musuk, Karanggede, Andong, Kemusu, Wonosegoro,
  • Kabupaten Klaten: Trucuk, Kebonarum, Jogonalan, Manisrenggo, Ceper, Pedan, Polanharjo, Karanganom, Tulung, Kalikotes, Klaten Tengah, Klaten Selatan,
  • Kabupaten Semarang: Getasan, Tengaran, Susukan, Suruh, Banyubiru, Jambu, Bancak,
  • Kabupaten Temanggung: Bulu, Tembarak, Temanggung, Pringsurat, Kaloran, Kedu, Parakan, Ngadirejo, Kranggan, Tlogomulyo, Kledung,
  • Kota Salatiga: Tingkir, Argomulyo, Sidomukti, dan sekitarnya.

"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 17.10 WIB," sebut BMKG.

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan lebat disertai kilat/petir dan diikuti angin kencang, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," terang BMKG.

Masyarakat juga diimbau untuk menjauh dari bantaran sungai, tubuh air atau wilayah rawan banjir, serta lereng yang rawan longsor.



Simak Video "BMKG Tak Ingin Alat Abal-abal untuk Sistem Peringatan Dini Bencana"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/rih)