Papandayan Jadi Primadona Wisatawan yang Datang ke Garut

Hakim Ghani - detikJabar
Rabu, 25 Mar 2026 16:30 WIB
Situasi terkini objek wisata Papandayan. (Foto: Hakim Ghani/detikJabar)
Garut -

Kabupaten Garut dipadati wisatawan di hari Rabu, (25/3/2026) ini, atau empat hari setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Sejumlah tempat wisata jadi primadona para pelancong yang datang dari berbagai penjuru.

Kepadatan volume kendaraan menuju tempat wisata di perkotaan Garut terlihat sedari kawasan Perempatan Kubang, Tarogong Kaler, yang menjadi gerbang masuk ke perkotaan Garut dari Bandung via Nagreg.

Di kawasan tersebut, kendaraan pribadi yang didominasi sepeda motor terpantau masuk ke sejumlah kawasan tempat wisata di kota berjuluk Swiss van Java ini.

Salah satu yang ramai dikunjungi, adalah Taman Wisata Alam (TWA) Papandayan, yang berlokasi di Kecamatan Cisurupan, Garut.

Menurut Tri Kaban, pengelola Papandayan, tingkat kunjungan wisatawan ke Papandayan mulai mengalami peningkatan sejak hari pertama setelah lebaran lalu.

Situasi terkini objek wisata Papandayan. (Foto: Hakim Ghani/detikJabar)

"Kunjungan mulai meningkat di hari pertama setelah lebaran. Mayoritas dari luar kota, seperti Jakarta, Banten dan Bandung," kata Tri kepada wartawan, Rabu, (25/3/2026).

Tri menuturkan mayoritas wisatawan berkunjung untuk hiking menuju sejumlah spot favorit di Papandayan. Seperti pondok seladah, ghober hoet, hingga hutan mati.

Selain wisatawan yang melaksanakan hiking, banyak juga wisatawan yang berkunjung untuk sekadar menikmati panorama Papandayan yang menawan.

"Peningkatan wisatawan sekitar 10 sampai 15 persen jika dibanding tahun lalu," ujar.

Keramaian tingkat kunjungan menuju Papandayan diprediksi bakal terjadi hingga akhir pekan ini.

Situasi terkini objek wisata Papandayan. (Foto: Hakim Ghani/detikJabar)

Selain di kawasan Papandayan, sejumlah tempat wisata di perkotaan Garut juga terpantau padat wisatawan. Di antaranya, adalah Taman Satwa Cikembulan, di Kecamatan Kadungora.

Pengelola TS Cikembulan, Willy Ariesta menjelaskan, per harinya ada sekitar seribu wisatawan yang datang ke objek wisata yang terletak di Kecamatan Kadungora tersebut.

"Per harinya sekitar seribuan wisatawan datang ke sini. Baik yang dari lokal, maupun dari luar daerah seperti Bandung dan Jakarta," ungkap Willy.

Ada beragam wahana yang menjadi buruan para pelancong. Mulai dari melihat sekitar 400 satwa yang ada di Cilembulan, wahana memberi makan rusa, dan edukasi binatang yang digelar di jam-jam tertentu.

"Untuk harga tiket kami hanya Rp 30 ribu saja per orang," katanya.

Kepadatan juga terpantau di kawasan wisata pantai selatan, serta objek wisata Cipanas yang terletak di Kecamatan Tarogong Kaler, Garut.

Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Ate Ahmad Hermawan menjelaskan, tingkat kunjungan ke kawasan objek wisata Cipanas Garut pada momen libur lebaran ini, naik hingga 200 persen.

"Dilihat dari kunjungan dan wisata yang tinggal di Cipanas, diprediksi akan tetap ramai hingga akhir pekan ini," jelas Ate.

Ate menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Garut untuk mengantisipasi terjadinya krodit di kawasan objek wisata Cipanas.

"Ada beberapa jalur arteri yang kami siapkan untuk pengalihan arus ketika terjadi kepadatan. Salah satunya jalur menuju Tegal Malaka," pungkas Ate.




(orb/orb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork