Rekomendasi 3 Oleh-oleh Garut Selain Dodol, Harga Mulai Rp 10 Ribu

Rekomendasi 3 Oleh-oleh Garut Selain Dodol, Harga Mulai Rp 10 Ribu

Hakim Ghani - detikJabar
Rabu, 25 Mar 2026 11:34 WIB
Oleh-oleh khas Garut
Foto: Hakim Ghani
Garut -

Libur panjang momen Lebaran Idul Fitri 1447 H segera berakhir. Bagi warga Garut maupun pelancong yang hendak bergegas kembali ke daerah asal, jangan sampai melewatkan beragam buah tangan khas kota berjuluk "Swiss van Java".

Berbicara soal oleh-oleh khas Garut, kurang lengkap jika hanya terpaku pada dodol dan jeruk garut saja. Ada beragam pilihan buah tangan dengan cita rasa unik yang bisa Anda bawa pulang, detikers.

Jika berminat berburu kuliner sebelum meninggalkan Kabupaten Garut, detikJabar merangkum 3 rekomendasi oleh-oleh khas selain dodol yang wajib masuk dalam daftar belanja Anda:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Baso Aci

Pilihan pertama adalah baso aci. Si bulat legit berbahan dasar tepung tapioka ini telah bertransformasi menjadi menu oleh-oleh wajib dari Garut. Anda bahkan bisa meraup keuntungan dengan membuka jasa penitipan (jastip) baso aci langsung dari "surganya".

Baso aci Garut memiliki keunikan tersendiri karena dari kota inilah kuliner tersebut diklaim berasal. Bagi Anda yang ingin menjadikannya buah tangan, kini tidak perlu repot lagi. Baso aci sudah tersedia dalam kemasan instan hingga frozen food.

ADVERTISEMENT

Berbagai merek baso aci dapat ditemukan dengan mudah di toko oleh-oleh sekitar kawasan Tarogong hingga Garut Kota. Harganya pun cukup terjangkau, mulai dari Rp 25 ribuan.

2. Burayot

Burayot merupakan salah satu jajanan pasar legendaris dari Kabupaten Garut. Namanya tergolong unik, berasal dari bahasa Sunda, ngaburayot yang artinya bergelantungan. Hal ini merujuk pada bentuk kuenya yang tampak menggantung saat proses pembuatan.

Burayot terbuat dari adonan tepung beras yang digoreng, lalu diangkat menggunakan batang bambu kecil. Proses ini membuat kulit kuenya tertarik ke atas, sementara bagian dalamnya yang berisi tepung gula menggantung di dasar kulit.

Seporsi burayot bisa didapatkan mulai harga Rp 20 ribuan, tergantung jumlah pesanan. Anda dapat dengan mudah menemukan pedagang burayot yang menjajakan dagangannya di sepanjang jalur keluar Kabupaten Garut.

Oleh-oleh khas GarutOleh-oleh khas Garut Foto: Hakim Ghani

3. Dorokdok

Terakhir, ada kerupuk kulit yang sangat ikonik. Namanya dorokdok. Penamaan unik ini diambil dari suara renyah saat mengonsumsinya yang berbunyi "dorokdok" jika dilafalkan oleh orang Garut.

Dorokdok sekilas serupa dengan kerupuk kulit pada umumnya. Terbuat dari kulit sapi atau kerbau yang diolah dengan rempah sederhana, kemudian digoreng hingga mengembang. Namun, perbedaannya terletak pada tekstur dorokdok yang jauh lebih halus.

Sama seperti baso aci dan burayot, dorokdok tersedia di berbagai pusat oleh-oleh kawasan Tarogong hingga perkotaan Garut dengan harga mulai Rp 10 ribuan. Sebagai informasi tambahan, warga lokal biasanya menyantap dorokdok sebagai pendamping bakso atau makanan berkuah lainnya.



(tya/tya)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads