Libur panjang kenaikan Yesus Kristus, volume kendaraan yang masuk ke Kabupaten Garut mulai meningkat sejak Rabu, (14/5/2026) pagi tadi. Polisi memberlakukan pengamanan ekstra di titik-titik strategis.
Pantauan detikJabar di kawasan Kadungora, yang menjadi gerbang masuk menuju Kabupaten Garut dari Bandung via Nagreg, kendaraan-kendaraan berplat nomor luar daerah cukup banyak yang berdatangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pihak kepolisian, meskipun tidak signifikan, tapi kendaraan pribadi yang datang dari kawasan Bandung menuju Garut via Kadungora mengalami peningkatan dibanding hari-hari biasanya.
"Peningkatannya sekitar 25 persen," ujar KBO Sat Lantas Polres Garut Ipda Ade Sulaeman.
Peningkatan 25 persen volume kendaraan tersebut, kata Ade, jika dibandingkan dengan jumlah volume kendaraan yang masuk ke Garut dari kawasan Bandung, di momen akhir pekan biasa. Dimana, pada momen tersebut, biasanya jumlah kendaraan wisatawan yang masuk ke Garut berada di angka seribuan kendaraan.
Mayoritas kendaraan ini, merupakan kendaraan pribadi, yang didominasi roda dua maupun roda empat. Di titik ini, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, polisi mulai melakukan pengalihan arus sejak pagi tadi.
"Kendaraan dari arah Bandung menuju Garut mulai dibelokkan ke Jalan Raya Soekarno-Hatta," kata Ade.
Kendaraan-kendaraan tersebut, kata Ade, mayoritas mengarah ke sejumlah tempat wisata yang ada di Kabupaten Garut. Mulai dari Cipanas, Darajat, Taman Satwa Cikembulan hingga Gunung Papandayan.
Terkait hal tersebut, untuk mengantisipasi terjadinya tindakan kejahatan khususnya di tempat wisata, Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto mengatakan, ratusan personelnya sudah dikerahkan.
"Kami mengerahkan personel untuk melakukan pengamanan secara intensif di titik-titik strategis. Di antaranya adalah tempat wisata dan gereja," ujar Yugi.
Bayu mengatakan, selain Polantas yang dikerahkan ke jalur untuk melancarkan arus lalu lintas, polisi dari satuan lain juga dikerahkan. Seperti dari Samapta yang melakukan patroli mobile, hingga tim khusus yang dikerahkan untuk bersiaga 24 jam memburu pelaku kejahatan.
"Bagi masyarakat atau wisatawan yang mengalami tindakan kejahatan atau membutuhkan bantuan kepolisian, silakan hubungi kontak-kontak kami yang tersedia. Atau bisa datang langsung ke kantor polsek terdekat," pungkas Yugi.
(sud/sud)
