Pantai Selatan Garut Jadi Primadona Selama Libur Lebaran 2026

Pantai Selatan Garut Jadi Primadona Selama Libur Lebaran 2026

Hakim Ghani - detikJabar
Senin, 30 Mar 2026 12:00 WIB
Pantai Sayang Heulang punya tempat wisata yang dijuluki Sahara van Garut.
Pantai Garut Selatan (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut -

Lebih dari 200 ribu wisatawan berkunjung ke Garut di momen libur lebaran 2026. Uniknya, objek wisata di kawasan pantai selatan Garut menjadi primadona di tengah dugaan pungutan liar yang muncul.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Garut Beni Yoga, selama libur lebaran 2026, total ada 255.506 wisatawan yang mengunjungi tempat wisata di Garut.

"Berdasarkan hitungan sementara kami, total ada 255.506 wisatawan yang berkunjung selama libur lebaran ini," kata Beni kepada wartawan, Senin, (30/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Uniknya, salah satu tempat wisata yang menjadi primadona di momen libur lebaran 2026 ini, adalah Pantai Sayang Heulang, yang belakangan ini ramai dibahas gegara dugaan pungutan liar (Pungli) dan kebersihannya yang disorot warganet.

ADVERTISEMENT

Beni menuturkan, Pantai Sayang Heulang menjadi tempat wisata kedua yang paling banyak dikunjungi wisatawan di momen libur lebaran ini, dengan total kunjungan 20.752 wisatawan.

Disusul Taman Wisata Alam (TWA) Papandayan di urutan ketiga dengan 20.640 kunjungan, Taman Air Sabda Alam dengan 18.963 kunjungan, dan Tepas Papandayan dengan 18.810 kunjungan.

"Di urutan pertama objek wisata yang paling banyak dikunjungi di momen liburan ini adalah Pantai Santolo dengan total 22.645 wisatawan," katanya.

Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2025. Dimana, pada tahun tersebut, hanya ada total 159.997 wisatawan yang berkunjung ke Garut dalam periode yang sama.

Pada tahun 2025, kata Beni, Tepas Papandayan menjadi tempat wisata favorit wisatawan yang pertama, dengan total kunjungan 15.404 wisatawan, kemudian Taman Air Sabda Alam dengan 14.923 wisatawan.

Di urutan ketiga, keempat dan kelima, ditempati Taman Wisata Alam Papandayan dengan 14.559 wisatawan, objek wisata Darajat dengan 11.172 wisatawan dan Situ Bagendit dengan 9.695 wisatawan.

"Faktor peningkatannya bervariatif ya, salah satunya mungkin karena pergerakan di internal kita termasuk mengenai kebersihan dan penataan keamanan meskipun belum optimal," ungkap Beni.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads